Untuk Kebutuhan Air, PDAM Butuh Rp 150 Miliar
GN-Moh Ghoni
Selasa, 20/04/2010, 21:13:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Slawi) – PDAM Kabupaten Tegal, pada tahun 2010 ini akan digelontorkan anggaran sebesar Rp 22 miliar. Dana sebesar itu untuk memenuhi 14 persen pelanggan yang jumlahnya sampai 11 ribu. Sedang di tahun 2015, untuk pemenuhan 28 persen, dananya diprediksi mencapai Rp 150 miliar lebih.

Hal itu dikatakan Direktur PDAM Kabupaten Tegal, Ir Taufan Edy Raharjo, kepada PanturaNews, Selasa 20 April 2010 di kantornya. Menurutnya, di tahun 2009 pemenuhan kebutuhan air pelanggan secara optimal di Kabupaten Tegal baru tercapai 7,85 persen. Kini PDAM tengah “nyengget” anggaran pusat sebesar Rp 18 miliar dan pendampingan dari Pemkab Tegal, sekitar Rp 4 miliar.

“Kami sendiri sudah merancang pemenuhan kebutuhan air sampai dengan Tahun 2020, khusunya untuk pemasangan jaringan pelanggan baru di seluruh wilayah kerja PDAM Kabupaten Tegal,” terang Taufan.

Diungkap, sesuai rencana tahun 2010 ini, dengan anggaran sekitar Rp 63 miliar lebih, PDAM akan membuat jaringan baru sampai wilayah Pantura Kabupaten Tegal di Kecamatan Kramat. Sebelumnya PDAM sudah mengeluarkan anggaran Rp 73 miliar dari Dirjen Sumber Daya Air (SDA) pusat melalui Pemprov Semarang sebesar Rp 73 miliar lebih, “Itu untuk pembuatan jaringan air PDAM dari Banyumudal menuju Yomani,” ungkapnya.

Sementara untuk pemenuhan air bagi 28 persen pelanggannya di Tahun 2015 nanti, anggaran yang dibutuh mencapai Rp 150 miliar. Inipun sudah dirancang oleh PDAM Kabupaten Tegal, untuk meminta bantuan dana dari Pemerintah Pusat.

Dijelaskan, tingginnya biaya yang bakal dikeluarkan oleh pemerintah untuk pemenuhan air bersih pelanggan PDAM, Ir Taufan berharap, ada upaya dari dinas terkait untuk mendukungnya. “Yang kami inginkan dari Pemkab Tegal, yaitu penghijauan hutan agar sumber air tetap terjaga. Saat ini kami sudah melakukan penanaman pohon di sekitar lahan sumber air sebagai gerakan moral,” pungkasnya.