![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, memberikan bantuan uang transport kepada kader posyandu dan dukun bayi. Pemberian bantuan uang transport tersebut sebagai bentuk penghargaan sekaligus kepedulian kepada mereka.
“Penyerahan bantuan uang transport kepada kader posyandu dan dukun bayi ini rencananya akan dilaksanakan di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes,” ujar Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE disela-sela pemberian bantuan uang transport kepada kader posyandu dan dukun bayi, di Kecamatan Songgom dan Larangan, Senin 14 Desember 2015.
Dalam kesempatan itu, Bupati Idza Priyanti mengapresiasi atas kinerja kader posyandu dan dukun bayi dalam meningkatkan pelayanan , termasuk pelayanan melahirkan. Apalagi, saat ini berkat kinerja mereka, Kabupaten Brebes bisa menekan Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Ibu (AKB dan AKI).
“Hal ini menandakan semua kader bisa bersinergitas dengan dukun bayi yang ada,” kata Idza Priyanti.
Idza Priyanti berpesan kepada para kader dan dukun bayi untuk tetap bersinergitas dalam menekan AKI dan AKB. Meskipun, dukun bayi saat ini sudah tidak diperkenankan mengurus proses persalinan, bukan berarti tidak bisa menangani yang lainnya. Namun, dukun bayi bisa membantu setelah proses persalinan.
"Dukun bayi tetap bisa membantu ibu yang melahirkan. Namun setelah melahirkan. Jadi, dukun bayi bisa membantu proses urut ibu dan memandikan bayinya," terangnnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Bawang Merah ini juga mengharapkan dengan bantuan tersebut para kader serta dukun bayi tetap terus membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Apalagi sesuai dengan Maklumat yang diterima, dukun bayi salah satunya bisa membantu pemerintah dalam proses setelah persalinan.
"Jika kedapatan dukun bayi yang melanggar aturan maklumat tersebut akan dikenakan sangsi. Hanya saja sangsi tersebut berupa teguran," ungkapnya.
Idza Priyanti menambahkan, Pemkab Brebes juga memberikan seragam untuk kader posyandu dan pemberian BPJS kepada kepala desa setempat. "Bantuan ini diharapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan ini merupakan perhatian kami kepada mereka," tuturnya.
Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Brebes Sri Gunadi Purwoko mengatakan, guna mengapresiasi kinerja kader dan dukun bayi, Pemkab setempat memberikan bantuan transport.
Menurutnya, setiap kader posyandu mendapatkan bantuan sebesar Rp 2 ratus ribu. Sedangkan untuk dukun bayi mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 ratus ribu.
"Ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah dalam mengapresiasi kinerja mereka, sehingga dapat meringankan kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.
"Tidak hanya di dua kecamatan di atas, melainkan nanti akan diberikan bantuan yang serupa di 17 kecamatan yang ada se Kabupaten Brebes," imbuhnya.