Ditanya Masalah Air PDAM, Anggota Dewan Bingung
JAY-Riyanto Jayeng
Selasa, 20/04/2010, 17:38:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Sejumlah anggota DPRD Kota Tegal yang akan melaksanakan reses masa persidangan pertama Tahun 2010 dari 20 - 25 April 2010 mendatang, mengaku resah jika dalam agenda reses yang dimanfaatkan untuk menjaring aspirasi rakyat (jaring Asmara) itu ada warga yang menanyakan perihal air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pasalnya, janji Direktir PDAM terkait pemerataan air bersih sampai saat ini belum bisa terwujud.

Salah seorang anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Golkar, Hj Stella Emilina SH, Selasa 20 April 2010 mengatakan, setiap kali pelaksanaan reses, pertanyaan awal yang dilontarkan masyarakat dipastikan persoalan air bersih PDAM. Dan sampai saat ini belum ada solusinya, bahkan hamper semua janji Direktur PDAM belum ada yang direalisasikan. Sehingga kondisi air bersih yang tak merata, dan yang selalu bermasalah terus berlanjut.

"Kami minta Direktur PDAM bisa merealisasikan janjinya, terkait dengan pemerataan dan pemaksimalan distribusi air. Sebab sampai saat ini masalah air PDAM belum terselesaikan, sebagian besar pelanggan tak bisa mendapatkan pasokan air secara maksimal. Apalagi program penyambungan baru yang semakin tak jelas," kata Stella.
Ditempat yang sama, anggota lain dari fraksi yang sama, Eny Yuningsih SH mengungkapkan, sesuai janji awal Direktur PDAM pada tahun 2010 air bersih PDAM sudah bisa disalurkan ke wilayah Kecamatan Margadana. Hal ini sebagai bentuk konsekuensi pemutusan pelanggan di Kabupaten Brebes, apalagi pipa PDAM telah terpasang. Tapi kenyataanya, sampai saat ini belum ada kejelasan. Sehingga masyarakat Kecamatan Margadana sampai saat ini belum bisa menikmati air PDAM, karena langkah PDAM tak jelas.

"Kami mempertanyakan janji Direktur PDAM, katanya mau membangun bak penamoung di kawasan PPIB. Padahal rencana pembangunan pada tahun 2009, dan tahun 2010 penyalurannya. Namun pembangunan bak penampung sampai saat ini tak jelas, apalagi penyaluran air ke Kecamatan Margadana," ungkap Eny
Sementara Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Harun Abdi Manap SH menyatakan, pihaknya akan menagih janji Direktur PDAM yang menyatakan siap mundur kalau pada tahun 2010 tidak bisa menyalurkan air ke semua wilayah Kota Tegal. Pasalnya, janji ini sudah jadi wacana publik. Maka kalau tidak mampu, lebih baik mundur.
"Janji mundur Direktur PDAM tinggal 8 bulan lagi, sehingga kalau sampai akhir bulan Desember 2010 tidak bisa meyalurkan air PDAM ke semua wilayah Kota Tegal, kami  minta untuk bersikap gentle, mengundurkan diri dari jabatan direktur," papar Harun.
Secara terpisah, Direktur PDAM Kota Tegal, HM Iqbal SE MM menegaskan, pihaknya siap datang ke reses anggota DPRD, untuk menerangkan soal kendala dan permasalahan air bersih PDAM. “Kalau diundang, saya siap datang ke reses anggota dewan. Saya akan menjelaskan semua permasalahan tentang air bersih PDAM, berikut semua kendalanya,” ujarnya