Tenaga Kerja Asal Brebes Meninggal di Thailand
TK-Takwo Heriyanto
Jumat, 16/04/2010, 20:22:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Tenga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Slamet Letyo (29) dikabarkan meninggal di Thailand. Korban ditemukan meninggal di dalam kamar di kapal tempatnya bekerja. Belum diketahui pasti penyebabnya, namun dikabarkan meninggal karena sakit. 

Menurut Hadi Purwanto (38), kakak Slamet ketika dikonfirmasi PanturaNews, Jumat 16 April 2010, kabar adiknya meninggal kali pertama dari teman kerjanya yang juga asal Indonesia. Adiknya meninggal, katanya saat berada di dalam kamar mandi. Namun demikian, untuk memastikan meninggal tidaknya korban, ia langsung datang ke PT Abadi Mandiri Internasional Jakarta, perusahaan tenaga kerja sekaligus untuk memproses pemulangan jenazah adiknya.

"Padahal adik saya sebelumnya sudah memberikan kabar rencananya pada 5 Desember 2009 lalu, akan pulang ke kampung halaman. Tapi sebelum pulang ternyata dikabarkan meninggal. Keluarga sangat terpukul dan hampir tidak percaya mendengar kabar adik saya meninggal. Tapi saya tidak yakin kalau dia meninggal karena sakit," ujar Hadi.

Dikatakannya, adiknya bekerja di sebuah perusahaan perikanan di Thailand selama tiga tahun lima bulan, yakni sejak Juli 2006 melalui PT Abadi Mandiri Internasional Jakarta. Uang sisa gaji, asuransi dan santunan yang menjadi hak adiknya juga belum diterima. Keluarga selama ini hanya menerima satu koper berisi pakaian Slamet. Padahal, perusahaan tempat adiknya bekerja akan memberikan satunan hingga 5.000 dollar AS.

Atas kasus tersebut, pihak keluraga korban melaporkan ke Depnaker, Deplu dan ditembuskan ke Dinas Tenaga Kerja Brebes. Namun, hingga kini belum ada kejelasan sama sekali kapan proses pemulangan jenazah ke kampung halamannya. Padahal, keluarga sudah melakukan proses. Selain itu, perusahaan yang memberangkatkan juga siap memulangkan jenazah.