![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Akibat musim kemarau yang berkepanjangan, membuat Waduk Malahayu yang berada di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kondisinya terancam kekeringan.
Pasalnya, waduk yang berfungsi sebagai pengairan lima kecamatan yakni Tanjung, Losari, Ketanggungan, Banjarharjo dan Kersana tersebut tidak menyuplai air, lantaran debit air yang ada di Waduk Malahayu hingga saat ini tingga 1,6 juta kubik.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) perairan setepat Mulyadi mengatakan, sejak 30 September lalu pihaknya telah memberhentikan proses pengairan. Dengan debit yang terus berkurang, pihaknya khawatir jika air yang ada disalurkan akan berdampak pada kondisi waduk.
"Kita tidak berani menyalurkan dari sisa air yang ada, sebab kami takut akan berdampak pada keadaan disekitar waduk," katanya saat dikonfirmasi, Kamis 15 Oktober 2015.
Dia mengkhawatirkan jika kondisi debit air yang tidak terrlalu banyak tersebut, jika tetap disalurkan akan menimbulkan kerusakan pada waduk. Untuk itu, menunggu musim penghujan dan bertambahnya stok air di waduk pihaknya memberhentikan beberapa waktu dalam penyaluran air.
"Jika dipaksakan nanti akan menimbulkan keretakan di waduk, sehingga akan berdamppak fatal nantinya," terang Mulyadi.
Dia menambahkan, meski saat ini masih banyak warga yang menanam di ladangannya, namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Selain untuk menjaga keberadaan waduk, debit air tersebut juga untuk menjaga kehijauan yang ada di sekitar waduk. Dengan begitu, pihaknya tidak berani untuk menyalurkan air tersebut.
Namun, saat disinggung mengenai waduk yang ada di Cibimbing, ia mengatakan saat ini kondisi waduk tersebut belum bisa beroprasi. Namun jika sudah beroprasi Waduk Malahayu akan terbantu dalam mengaliri ladang kurang lebih mencpai 2000 hektar. Dengan begitu, akan mengiritkan jumlah pengeluaran air yang ada di waduk tersebut.
Tak hanya itu, jika waduk tersebut sudah beroprasi maka pihaknya akan menerima bantuan air sebayak 2 ribu liter per detik. Dengan begitu, akan membantu pproses perairan yang ada di limma kecamatan yang selam ini dialiri dari waduk Malahayu.
"Memang rencananya jika sudah beroprasi kami akan menerima bantuan air sebanyak 2 ribu liter per detik," pungkasnya.