![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Anggaran sebesar Rp 4,96 miliar dari APBD Perubahan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tahun 2015 ini digelontorkan untuk belanja sepeda motor operasional Kepala Desa (Kades) sebanyak 297 unit.
"Anggaran sebesar Rp 4,96 miliar itu, digunakan untuk membeli sebanyak 297 unit sepeda motor. Peruntukannya bagi seluruh kades dan lurah di wilayah Kabupaten Brebes. Yakni, sebanyak 292 unit bagi kades dan 5 unit bagi lurah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes, Emastoni Ezam,saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu 7 Oktober 2015.
Menurut dia, dalam pembelian sepeda motor operasional Kades yang diperkirakan akan direalisasikan paling lambat akhir Desember mendatang ini, untuk jenisnya disesuaikan dengan wilayah masing-masing desa. Artinya, jika desa itu berada di wilayah pegunungan, tentu jenis sepeda motornya akan berbeda dengan desa di wilayah pantura.
Hal itu didasari kondisi geografis wilayah. Desa yang berada di wilayah pegunungan akan diberikan sepeda motor operasional jenis motor laki-laki. Sedangkan desa yang masuk wilayah pantura akan diberikan sepeda motor jenis bebek.
"Dari sebanyak 297 unit sepeda motor itu, rinciannya 184 unit jenis motor bebek dan 113 unit jenis motor laki-laki. Sehingga, sepeda motor operasional itu benar-benar bisa bermanfaat dan tahan lama," terang Emastoni didampingi Kabag Aset dan Perlengkapan Daerah Setda Pemkab Brebes, Cecep Aji Suganda.
Dia menambahkan, selain menindaklanjuti aspirasi dari para Kades terkait kondisi sepeda motor operasional desa yang sudah tidak layak lagi, pembelian sepeda motor itu dilakukan sebagai upaya mendorong peningkatan kinerja Kades dan perangkat desanya. Mengingat mereka saat ini sangat membutuhkan kendaraan operasional untuk menunjang tugas-tugasnya di wilayah.
"Sepeda motor operasional bagi kades ini kami berikan setiap lima tahun sekali. Sepeda motor yang lama nantinya tidak akan kami tarik, tetapi diberikan kepada perangkat desa. Ini menginggat kebutuhan kendaraan operasional di desa masih belum mencukupi untuk menunjang pelayanan yang prima," terangnya.