![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes, Jawa Tengah, Emastoni Ezam menanggapi adanya keluhan dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang bertugas di RSUD Bumiayu, dr Ahmad Ridlo SpOG yang berniat mengundurkan diri dari RSUD tersebut.
Emastoni mengatakan, rencana pengunduran diri dokter spesialis yang bertugas di RSUD Bumiayu sejak Mei 2012 lalu itu, merupakan hak kepegawaian yang bersangkutan. "Itu hak kepegawaian mereka dan tidak akan menghambat pelayanan kesehatan kepada masyarakat/pasien," ujar Emastoni, Selasa 8 September 2015.
Namun demikian, untuk menghindari persoan di internal RSUD Bumiayu itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dengan cara pembenahan. "Akan kami evaluasi dengan cara pembenahan," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, dia berniat mundur karena merasa tidak nyaman dengan suasana kerja di RSUD Bumiayu. "Saya merasakan tidak nyaman lagi berada di RSUD Bumiayu, maka lebih baik mundur," ujarnya.
Menurutnya, alasan dirinya ingin mundur karena merasa kurang bermanfaat berada di RSUD Bumiayu, dan suasana kerja juga sangat tidak kondusif. Selain sebagai dokter spesialis, juga Ketua Komite Kesehatan RSUD Bumiayu, dirinya tidak dilibatkan dalam rapat-rapat dan kordinasi lainnya.
"Sudah tiga tahun lebih bertugas di RSUD Bumiayu ,saya tidak pernah dilibatkan dalam meting (rapat-Red) dan tidak diajak kordinasi," kata Ridlo.