143 Perwira Politeknik KTJ Kota Tegal Diwisuda
JOHA-Laporan Johari
Sabtu, 05/09/2015, 06:13:41 WIB

Taruna Taruni terbaik masing-masing prodi mendapat penghargaan dari kepala Pusbang SDM (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Sebanyak 143 Taruna dan Taruni Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Kota Tegal, Jawa Tengah, diwisuda di aula Puspita Kampus PKTJ Kota Tegal oleh Direktur PKTJ, Yudi Karyanto ATD MSi, Sabtu 05 September 2015.

Taruna yang diwisuda meliputi program studi (prodi) Diploma IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan (MKTJ) angkatan I sebanyak 64 perwira, Prodi Diploma IV Teknik Keselamatan Otomotif (TKO) 22 perwira, dan Prodi Diploma III Pengujian Kendaraan Bremotor (PKB) angakatan II sebanyak 57 perwira.

Direktur PKTJ Kota Tegal, Yudi Karyanto ATD MSi dalam sambutannya mengatakan, PKTJ didirikan tahun 2012 oleh Zulmafendi, karena mengingat angka kecelakaan cukup tinggi.

“Setiap 4 jam terjadi kecelakaan di Indonesia, untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut dibutuhkan SDM yang professional. Saya yakin lulusan PKTJ adalah SDM yang profesional,” kata Yudi Karyanto.

Ditegaskan, untuk meningkatkan kualitas kelulusan PKTJ telah menerapkan sistem drop out mulai tahun ajaran baru 2015/2016, yakni taruna taruni yang tidak naik kelas otomatis dikeluarkan dari PKTJ.

PKTJ juga memiliki banyak prestasi, bahkan ada yang pernah ke Jepang dan memenangkan perlombaan dengan saingan UI dan UGM. Untuk meningkatkan kualitas PKTJ, pihaknya akan mengembangkan kampus di Margadana dan akan merekrut dosen dari lulusan terbaik PKTJ.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Wahju Satrio Utomo SH MSi melalui Kepala Pusat Pengembangan SDM Darat (Kapusbang SDM Darat), Ir Hotma P Simanjuntak MSTR dalam sambutannya mengatakan, wisuda adalah momen yang bersejarah yaitu sebagai titik awal perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negera, terutama di bidang tranportasi darat juga sebagai perwira transportasi.

Hal yang harus dibenahi di bidang transportasi terutama di SDM –nya. Sehingga dalam penerimaan taruna/i PKTJ tahun 2015 ini, banyak hal-hal yang berbeda dihadapi oleh taruna/i PKTJ. Antara lain pelatihan dasar pembentukan karakter selama satu bulan di Komando Latiih Korps Marinir Pusat Latihan Tempur Purboyo Malang Jawa Timur.

Melalui pendidikan dan pelatihan, secara terancana dan terintegrasi akan dapat mengentaskan serta meningkatkan kwalitas sumber daya manusia (SDM) secera komfrehensif sehingga dapat menjawab dan bertindak secera lugas dan tepat dalam mengatasi permasalahan terkini.

Apalagi tantangan yang dihadapi di sektor transportasi yang notabene memiliki peran strategis dan menjadi urat nadi dalam pembangunan nasional sangatlah berat dan kompleks. Terutama dalam mengahadapi pasar global atau masyarakat ekonomi Asean. Sebentar lagi investor dan tenaga asing akan mengancam eksitensi anak bangsa. Untuk itu siapkan diri dengan bekal ilmu yang didapat untuk bersaing dengan tenaga kerja asing.

“Saya yakin lulusan PKTJ mampu bersaing dengan tenaga kerja asing,” kata Hotma.

Walikota Tegal, Hj. Siti Masitha Soeparno dalam sambutannya meminta seluruh civitas akademika PKTJ, untuk terus berusaha semaksimal mungkin dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, berkaitan dengan profesionalisme. PKTJ tidak bisa melepaskan diri dari misi terkininya menjadi politeknik pendidikan vokasi berkualitas tinggi, riset standar dunia.