![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sejumlah perangkat desa yang tergabung dalam Paguyuban Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Brebes, mendatangi Pemkab Brebes, Selasa 13 April 2010. Mereka protes karena tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) selama Januari-Maret belum dicairkan.
Perangkat Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Suntoro mengatakan seharusnya tunjangan perangkat desa turun setiap triwulan atau tiga sebulan sekali. Namun hingga memasuki bulan keempat minggu kedua ini, tunjangan tersebut belum juga dicairkan. Dalam setiap bulannnya perangkat desa diberi TPPAD sebesar Rp 400 ribu.
Hal yang sama dikatakan Sekretaris Umum PPDI Kabupaten Brebes, Khamim. Menurutnya, selain TPAPD, para perangkat desa juga menuntut pencairan dana asuransi, karena sangat dibutuhakan. "Kalau tunjangan itu belum juga cair, nanti malah jumlah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan semakin bertambah. Apalagi sebagian perangkat desa ada yang tidak memiliki tanah bengkok. Jadi, kami harap Pemkab mengerti aspirasi perangkat desa," ujarnya.
Sementara Asisten I Setda Brebes, Supriyono mengatakan, saat ini data penerima TPAD sedang dalam proses pencairan. Menurutnya, dari pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK), rencananya dana akan segera dicairkan melalui masing-masing kecamatan.
Dijelaskannya, dana tunjangan tersebut belum bisa dicairkan sesuai jadwal, karena masih ada beberapa desa yang belum melengkapi persyaratan administari dengan lengkap. Namun demikian, perangkat desa tetap akan mendapatkan tunjangan tersebut di kantor kecamatan sesuai dengan permintaannya.