![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sejumlah wali murid kelas XII SMA Negeri 1 Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengeluhkan adanya pungutan uang perpisahan dan kenang-kenang sebesar Rp 250 ribu. Pasalnya, ekonomi sekarang sedang sulit, anak bisa sekolah saja sudah bersyukur."Ekonomi sekarang sedang sulit, boro-boro uang Rp 250 ribu, bisa makan saja sudah syukur ," ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan.
Orang tua tersebut, menyesalkan, kebijakan Kepala Sekolah yang dianggap tidak melihat kondisi ekonomi orang tua siswa. “Seharusnya, sekolah tidak membebankan iuran yang jumlahnya terlalu besar. Apalagi, untuk alasan yang terkesan dibuat-buat,” tuturnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wanasari, Dani Rumdani SPd, ketika ditemui Senin 12 April 2010 membantah adanya kebijakan yang memberatkan siswa. Menurutnya, uang kenang-kenangan yang dibebankan kepada siswa merupakan uang sumbangan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah, karena sekolah tergolong masih baru.
Ditambahkan, sebenarnya uang pungutan itu, sudah disepakati oleh orang tua murid dan komite sekolah dalam forum musyawarah sebelum pelaksanaan UN 2010 lalu. "Tidak ada paksaan, karena sudah menjadi kesepakatan bersama antara wali murid dan komite," ujar Dani diampingi Waka Kesiswaan, Sukadar SPd. (Takwo Heriyanto)