Interpelasi Ditunda, DPRD Diminta Tak Bermanuver
-Laporan Riyanto Jayeng
Rabu, 10/06/2015, 09:56:20 WIB

Khaerul Huda saat orasi didepan puluhan PNS beberapa waktu lalu (Foto: Dok/Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Aliansi Kebangkitan Rakyat Kota Tegal, meminta kepada seluruh anggota DPRD untuk tidak bermanuver politik terkait keputusan penundaan rapat paripurna dengan agenda persetujuan usulan interpelasi, Selasa 9 Juni 2015 lalu.

Penundaan selama 3x24 jam itu, hendaknya dapat dimanfaatkan oleh Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, untuk memperbaiki materi usulan interpelasi lebih mendalam dan tepat sasaran.

“Dengan adanya penundaan rapat paripurna tersebut, bisa digunakan oleh Fraksi Partai Golkar selaku penggagas interpelasi dan fraksi-fraksi lain untuk menambahkan materi interpelasi secara rinci dan konkret pada pokok-pokok persoalan," tegas Ketua Presidium Aliansi Kebangkitan Rakyar Kota Tegal, Drs. HM. Khaerul Huda, Selasa 9 Juni 2015.

Menurut Khaerul, pihaknya menghormati terhadap keputusan tersebut. Sebab, menilai materi interpelasi yang diusulkan oleh Fraksi Partai Golkar dalam rapat paripurna, memang masih terkesan belum serius dan belum mengarah kepada persoalan-persoalan yang terjadi.

Khairul mengemukakan, pihaknya telah secara resmi menyampaikan aspirasi kepada DPRD melalui petisi rakyat Tegal yang berisikan tentang segala hal yang terjadi di pemerintahan di Kota Tegal. Selama ini, berbagai upaya sudah dilakukan termasuk ke partai-partai dan DPRD untuk menyampaikan fakta-fakta yang ada.

“Kejadian seperti ini yang sejak awal sangat kami khawatirkan, akhirnya terjadi juga,” tegasnya.