13 PAC Desak Konfercab PDI Perjuangan Brebes Diulang
TK-Takwo Heriyanto
Selasa, 06/04/2010, 18:55:00 WIB

Sebanyak 13 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes foto bersama usai rapat membahas penolakan konfercab di Kecamatan Banjaharjo.  (FT: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) -  Bersamaan dengan digelarnya Kongres PDI Perjuangan ke III di Bali, 13  Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, meminta DPP PDI Pejuangan agar Konfercab PDI Perjuangan Brebes yang dilaksanakan 07 Januari 2010 diulang.

Menurut Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Riswo ketika dikonfirmasi, Selasa 06 April 2010 sore bahwa dia bersama 12 PAC lainnya menolak hasil konfercab dan meminta kepada DPP untuk menggelar ulang. Dikatakan, konfercab tidak diawali dengan rapat PAC-PAC. Karena itu, konfercab pada 07 Januari 2010 lalu merupakan bentuk rekayasa, pemaksaan dan pelanggaran terhadap SK DPP Nomor: 435/KTSP/DPP/XI/2009.

 Dijelaskan, 13 dari 17 PAC PDI Perjuangan Brebes yang meminta DPP PDI Perjuangan menggelar konfercab ulang adalah PAC Kecamatan Salem, Paguyangan, Bumiayu, Tonjong, Banjarharo, Ketanggungan, Larangan, Songgom, Brebes, Wanasri, Kersana, Losari dan Tanjung.

"Kami perwakilan dari 13 PAC menolak hasil konfercab, karena dinilai cacat hukum. Karena itu, kami meminta kepada DPP PDI Perjuangan untuk melaksanakan konfercab ulang," ujar Riswo usai membahas penolakan konfercab bersama 13 PAC di Kecamatan Banjaharjo.

Hal senada diungkapkan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bumiayu, M. Sobar. Dia juga menolak hasil konfercab. Pihaknya menilai bahwa konfercab yang sudah dilaksanakan itu ada unsur-unsur money politik, dimana H. Indra Kusuma SSos bisa ditetapkan kembali sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes pada periode 5 tahun mendatang.

Apalagi, Indra yang sekaligus sebagai Bupati Brebes itu, statusnya adalah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tanah yang kini sudah menjadi tahanan KPK. "Jika Indra ditetapkan secara definitif, maka seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Brebes menjadi batal atau cacat hukum. Tunjukan dan buktikan kepada kami kalau ada surat keputusan dari DPP PDI Perjuangan yang mengatakan bahwa hasil konfercab pada 07 Januari 2010 lalu sudah berdasarkan keputusan DPP," tutur Sobar.

Dikatakan Sobar, berita acara hasil rapat 13 PAC yang menolak hasil konfercab dikirim ke DPP PDI Perjuangan. Bahkan beberapa perwakilan PAC sudah sering datang ke DPP PDI P menyampaikan persoalan tersebut.

"Terus terang kami bersama PAC lainnya membantah pernyataan Imam Santoso bahwa 17 PAC berangkat ke Bali mengikuti Kongres PDI Perjuangan. Setahu kami yang berangkat ke Bali itu hanya 4 PAC, yakni PAC  Kecamtan Sirampog, Bantarkawung, Jatibarang dan Bulakamba. Jadi pernyatan Imam Santoso itu, merupakan pembohongan publik," tandasnya.

Namun demikian, 13 PAC yang menolak hasil konfercab tetap solid mendukung Megawati Soekarnoputri untuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan.