Polres Brebes Ringkus Kawanan Begal Motor
-Laporan Takwo Heriyanto
Selasa, 17/03/2015, 07:48:03 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kawanan begal motor yang biasa beroperasi di wilayah hukum Polres Brebes, Jawa Tengah, berhasil diringkus. Dari tiga pelaku yang merupakan satu kelompok itu, polisi berhasil menyita empat unit sepeda motor sebagai barang bukti. Sebelumnya, Polres Brebes meringkus dua kelompok begal motor dengan jumlah tersangka enam orang.

Para pelaku begal motor itu diantaranya Wanuridin dan Suherman, keduanya warga Desa Tanjung, Kabupaten Brebes. Kemudian, Riskiyanto warga Desa Senggon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Selain itu, polisi juga berhasil meringkus satu pelaku pencurian motor dengan pemberatan.

Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo mengatakan, ditangkapnya kawanan begal motor itu merupakan kali kedua dalam beberapa bulan terakhir yang dilakukan jajaran Polres setempat.

"Sebelumnya, Polres Brebes juga berhasil meringkus dua kelompok begal motor dengan jumlah tersangka enam orang," ujar Sambo, dalam gelar perkara di halaman Mapolres Brebes, Selasa 17 Maret 2015.

Sambo mengatakan, ketiga pelaku begal motor itu ditangkap di Tanggerang. Mereka diringkus setelah melakukan aksinya di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Dari laporan korban, anggotanya melakukan pengintaian dan pengejaran hingga pelaku bisa diringkus.

"Aksi kali terakhir para pelaku ini, dilakukan dibawah Jembatan Kramatsampang, Kecamatan Tanjung," kata Sambo didampingi Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Fadli.

Menurutnya, dalan aksinya pelaku merampas sepeda motor dengan cara mengancam dan memukuli korbannya. Sasaran utama aksi mereka adalah pasangan muda mudi yang sedang berpacaran.

Para pelaku awalnya mendatangi korban yang sedang berpacaran. Kemudian, memukuli korban dan motornya dibawa kabur. Dalam aksinya itu mereka selalu bertiga.

"Kami kini masih terus menyidik dan mengembangkan kasusnya. Sedangkan barang bukti berupa empat unit motor sudah kami amankan di Mapolres," jelasnya.

Sambo menambahkan, dalam melakukan aksinya mereka tidak menggunakan senjata. Perampasan dilakukan dengan memukuli korban hingga tidak berdaya dan membawa kabur kendaraannya.

"Atas kejadian ini, kami menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan sepeda motornya," tandasnya.