![]() |
|
|
PanturaNews (Pemalang) – Perjalanan dan eksistensi politik di tubuh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) Kabupaten Pemalang, terus diterpa persoalan. Jabatan ketua nampaknya banyak yang mengincar, sehingga ada upaya akan mendongkel untuk menggantikan jabatan orang nomor satu tersebut.
Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerinda Kabupaten Pemalang, Ahmad Saleh, Selasa 30 Maret 2010 sore di kantornya. Menurutnya, berbagai persoalan yang menerpa partai berlambang kepala burung garuda selalu diatasasi dengan bijak. “Gerindra Pemalang tahan banting,” tandasnya.
Dijelaskan Ahmad Saleh, banyaknya pihak yang menginginkan dia didongkel karena Partai Gerindra di Pemalang semakin eksis. Bisa saja, orang yang menghendaki dia diganti justru pihak luar yang menghendaki perpecahan. Karena dengan perpecahan itu, eksistensi perjalanan Partai Gerindra bisa dihentikan. “Hal ini yang harus kita waspadai bersama, bukan malah menciptakan kekeruhan di tubuh partai,” tuturnya.
Menjadi ketua partai, lanjut Ahmad Saleh, bukan hanya memimpin DPC saja tapi mampu memimpin serta diharapkan masyarakat, bukan karena mengincar jabatan tertentu. Ketua Partai Gerindra, harus tahu apa yang dibutuhkan partai dan apa yang dibutuhkan masyarakat.
“Sebagaimana dikatakan Ketua Umum DPP Partai Gerinda pada Rakornas, jangan mimpi orang yang belum mengerti dan tahu Gerinda ingin jadi ketua. Saya ingin memelihara Gerinda di Pemalang secara utuh, tanpa adanya kepentingan-kepentingan. Untuk itu saya telah membuktikan, sebagai Ketua DPC Partai Gerinda Pemalang, saya tidak mencalonkan diri pada pemilihan legeslatif lalu,” katanya.