![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 4 penumpang tewas dan 5 mengalami luka-luka, setelah Bus Haryanto dengan dengan plat nomor polisi B 7085 VGA tujuan Jakarta-Kudus, terguling saat mencoba menghindari jalan rusak di ruas jalan tol Kanci-Pejagan kilometer (KM) 257, arah Cirebon-Brebes, Selasa 13 Januari 2015 malam.
Diketahui keempat korban tewas dalam kecelakaan tunggal itu, diantaranya Marhadi (43) warga Kabupaten Jepara, Matroji (53) warga Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Arif (24) warga Tanggerang dan Ayu (15) warga Kabupaten Pati.
Dari 4 korban tewas itu, 2 diantaranya meninggal di lokasi kejadian dan 2 meninggal dalam perjalanan saat akan dibawa ke rumah sakit. Sedangkan lima penumpang yang mengalami luka-luka kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Plumbon, Cirebon, Jawa Barat.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Rendy Andi J membenarkan adanya kecelakaan tunggal bus PO Haryanto, yang mengakibatkan 4 penumpang tewas dan 5 lainnya mengalami luka-luka.
"Kecalakaan itu terjadi pada Selasa 13 Januari sekitar pukul 23.00 ketika bus PO Haryanto yang dikemudikan Moh Yakub, warga Desa Jatikulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu, melintas di tol Kanci-Pejagan dari arah Jakarta menuju Brebes," ujar Rendy, Rabu 14 Januari 2015.
Menurutnya, Kondisi saat itu hujan gerimin tengah mengguyur wilayah jalan bebas hambatan tersebut. Namun, pas tiba di lokasi kejadian, bus yang mencoba menghindari jalan rusak yang ada di depannya, justru tidak tergendali hingga oleng ke kiri masuk ke parit dan terguling.
"Posisi bus terbalik, bagian depan bus masih berada di bahu jalan dan bagian belakang di dalam parit. Penumpang yang tewas rata-rata akibat benturan keras," ujarnya didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Brebes, Iptu Heru Irawan.
Dia menjelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecepatan bus diperkirakan antara 60 km/ jam. Hal itu diketahui dari perhitungan titik bus menghindari jalan rusak hingga bus berhenti dengan posisi terguling.
"Saat ini sopir bus sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan," terangnya.
Dia menambahkan, dari hasil evaluasi kondisi jalan di TKP, keadaannya memang rusak dan licin. Sehingga, ketika hujan turun sangat rawan terjadi kecelakaan. Karena itu, pihaknya menghibau agar pengemudi yang melaju di jalan tol saat hujan turun lebih berhati-hati.
"Kondisi jalannya memang ada yang rusak dan licin saat hujan, jadi harus hati-hati saat melintas," himbaunya.