4 Siswa SMP Tenggelam di Waduk Penjalin, 2 Tewas
-Laporan Zaenal Muttaqin
Senin, 12/01/2015, 05:17:29 WIB

Menggunakan beberapa perahu, warga dan tim penyelam saat melakukan pencarian korban tenggelam (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Empat pelajar yang baru pulang sekolah dengan naik perahu di Waduk Penjalin di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tenggelam, Senin 12 Januari 2015 sekitar pukul 13.30 WIB. Dua diantaranya berhasil diselamatkan, sementara dua lagi masih dicari dan belum ketahui nasibnya.

Keempat anak tersebut adalah, Hasyim Asari (14), Hidayatullah (14), Amirudin (15) dan Ruli Sahepta (14). Keempatnya warga Dukuh Kedungwungu, Desa Winduaji dan merupakan siswa di SMP Bustanul Ulum (BU) Petuguran Desa Winduaji. Dugaan sementara perahu yang mereka tumpangi diterpa angin kecang, sehingga terbalik dan akhirnya tenggelam.

"Terkena angin dan air masuk ke perahu dan akhirnya tenggelam," ujar Hasyim Asari, salah satu korban yang selamat.

Menurutnya, saat perahunya terbalik keempatnya berteriak minta tolong pada warga yang ada di sekitarnya. Seorang yang tengah menjala ikan, Sodik mendengar itu langsung berusaha menolongnya, tapi hanya berhasil menyelamatkan dua pelajar, Hasyim Asari dan Hidayatullah. Sementara Ruli Sahepta dan Amirudin yang juga kakak dari Hasyim Asari, tenggelam.

"Saya dan teman-teman berteriak minta tolong sambil saling berpegangan, tapi saya dan Hidayatullah saja yang bisa naik perahu yang datang menolong," kata Asari.

Kanit Reskrim Polsek Paguyangan, Aipda Bambang Basuki membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, upaya pencarian terus dilakukan pada korban tenggelam, oleh warga setempat dan dibantu tim penyelam dari PT Stalatit Semarang yang tengah bekerja memperbaiki tower di Waduk Penjalin tersebut.

Melalui upaya pencarian yang menegangkan akhirnya, Ruli ditemukan pada pukul 15.45 tak lama ditemukan pula, Amirudin pada pukul 16.00 WIB, keduanya sudah dalam kondisi tak bernyawa. Kedua jenazah korban langsung dibawa ke rumahnya di Dukuh Kedungwungu Desa Winduaji.

Sementara itu ribuan warga sekitar ikut menyaksikan saat upaya pencarian dan evakuasi korban. Kondisi tersebut menjadi jalan di pinggir Waduk Penjalin macet.