Hampir 50 Persen Desa Terancam Tidak Dapat ADD
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 02/01/2015, 03:35:20 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Brebes, Tatag Koesadiyanto mengatakan, hingga saat ini masuk awal tahun 2015, hampir 50 (lima puluh) persen dari total 292 desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, belum memberikan laporan pertanggungjawaban (Lpj) alokasi dana desa (ADD) tahun 2014.

Hal itu dikarenakan masih banyak hal yang perlu dibenahi, mengingat masih banyak kepala desa yang belum bisa mengoptimalkannya.

"Kami berharap, para kades untuk melibatkan bendaharanya dalam penganggaran pembangunan agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya," ujar Tatag, Jumat 2 Januari 2015.

Menurutnya, faktor lain yang menyebabkan banyak kades belum menyerahkan Lpj adalah karena tertundanya pencairan ADD dari jadwal yang telah ditentukan.

"Misalnya, tahap pertama pencairan ADD yang seharusnya antara bulan Juni/Juli, namun tertunda karena terlambat menyerahkan Lpj-nya. Sehingga, pencairan ADD tahap kedua yang seharusnya bisa dicairkan September/Oktober jadi terlambat dicairkan lagi. Itu karena banyak kades yang masih kurang lengkap atau kurang paham dalan pengelolaan ADD dengan optimal," terangnya.

Dia menjelaskan, untuk bantuan ADD tahun 2015 yang akan diberikan kepada seluruh desa akan mengalami kenaikan signifikan jumlahnya, jika dibanding tahun 2014.

"Tahun 2015 nanti, bantuan ADD akan dikucurkan sekitar Rp 127 miliar. Sementara, bantuan ADD tahun 2014 kemarin sekitar Rp 21 miliar. Ini berarti jumlah bantuan ADD untuk seluruh desa akan mengalami kenaikan yang sangat signifikan," terangnya.

Kenaikan bantuan ADD bagi seluruh desa ini, lanjut Tatag, atas amanat Undang-Undang Desa. Meski demikian, desa tidak akan bisa mendapatkan ADD tahun 2015, jika sampai pada bulan Maret mendatang, tidak menyerahkan Lpj terkait penggunaan ADD pada tahun 2014.

"Jadi, desa tidak akan bisa mendapatkan ADD tahun 2015, jika sampai pada bulan Maret mendatang, tidak menyerahkan Lpj terkait penggunaan ADD pada tahun 2014," tandasnya.