![]() |
|
|
Kemiskinan adalah sebutan bagi orang-orang yang tidak mampu dan tidak mempunyai pendapatan atau pekerjaan. Kemiskinan tidak hanya terjadi di pedesaan tapi juga di kota-kota besar seperti di Jakarta. Kemiskinan juga tidak semata-mata persoalan ekonomi melainkan kemiskinan soal moral. Pertanyaannya seberapa parah sesungguhnya kemiskinan di Indonesia itu? Jawabannya mungkin sangat-sangat parah. Sebab, kemiskinan yang terjadi saat ini bersifat jadi sangat mendarah daging. Hal tersebut bisa kita buktikan dari banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia.
Seperti contohnya, kemiskinan di Indonesia ini tidak bisa dihindari lagi di setiap desa, bahkan kota kita selalu menemui orang-orang yang tergolong miskin atau tidak mampu. Timbulnya kemiskinan itu karena adanya pengangguran yang ada dimana mana. Banyak masyarakat desa yang mencari pekerjaan di kota, tapi mereka tidak mempunyai keahlian apapun. Mereka hanya mempunya tekad yang kuat untuk menghadapi pekerjaan di kota, sedangkan di kota dibutuhkan orang-orang yang kreatif bukan hanya modal tekad saja, jika kalian ingin pergi merantau atau pergi mencari pekerjaan di kota kalian harus mempunyai keahlian tersendiri, supaya bisa hidup dan bersaing di kota besar itu dengan membawa kesuksesan, bukan kegagalan dan hanya menjadi sampah bagi masyarakat kota.
Dan karena pendidikan yang mereka punya terbatas kebanyakan hanya lulusan SD dan SMP, mereka pun hanya menjadi buruh kasar yang hanya di gajih cukup untuk makan dan membayar kontrakan saja. Sedangkan banyak dari masyarakat yang merantau atau mencari pekerjaan dikota itu ingin mengubah nasib mereka.
Kemiskinan yang terjadi di Indonesia ini sering menyebabkan kriminalitas dan merugikan banyak orang. Bahkan banyak orang yang jauh-jauh datang dari desa ke kota hanya untuk menjadi pengemis, karena meraka hanya ingin mengambil keuntungan yang sangat banyak dari mengemis mereka malas untuk bekerja. Mereka hanya menadahkan tangan dan mencari belas kasihan orang kebanyakan mereka yang menjadi pengemis itu, karena tuntutan ekonomi yang sangat mendesak atau karena mereka malas untuk mencari pekerjaan yang layak.
Pemerintah seharusnya segera untuk menangani masalah seperti ini bukan hanya menugaskan Satpol PP yang merazia para pengemis dan pengamen, tanpa ada bimbingan yang harusnya membuat mereka berhenti untuk mengemis dan mengamen.
Di Indonesia ini, banyak kerugian yang terjadi akibat dari kemiskinan. Contohnya pencurian, penjambretan, pembunuhan yang disertai pencurian. Selain itu pada dasarnya kemiskinan sudah menjadi masalah pokok permasalahan di dunia, terutama bagi Negara berkembang.
Ketika terjadi krisis moneter kemiskinan melonjak tajam, hal tersebut dapat diatasi dengan bantuan dana bagi rakyat miskin, BLT, pendidikan gratis dan lainnya yang dapat meringankan beban rakyat miskin. Tapi terkadang pemerintah salah menaruh bantuan kepada rakyat miskin. Banyak diantara mereka yang mendapatkan BLT tersebut, adalah masyarakat yang tergolong menengah keatas.
Sedangkan masih banyak masyarakat miskin tidak kebagian BLT. Oleh karna itu seharusnya pemerintah lebih cermat lagi dalam membantu rakyat miskin. Hendaknya pemerintah memperhatikan hal tersebut, agar tingkat kemiskinan di Indonesia ini bisa berkurang, dan Negara kita bisa menyaingi Negara-negara maju lainnya yang angka kemiskinannya relative lebih kecil.
(Widi Nachi Furkon adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), tinggal di Bandorasa, Cilimus, Kabupaten Kuningan)