Mata Air Kali Bulakan akan Dijadikan Area Wisata
JAY-Riyanto Jayeng
Minggu, 28/03/2010, 21:27:00 WIB

Kabag Perekonomian dan Pembangunan Kota Tegal, Ir. Cucuk Daryanto disaksikan Direktur PDAM Kota Tegal, HM Iqbal, SE, MM memberikan tali asih berupa televisi flat 21 inci untuk Kepala Desa dan Camat Bumijawa, peralatan olah raga untuk Karang Taruna serta door prize untuk warga. (FT: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Slawi) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal, Jawa Tengah, berencana akan mengubah lokasi mata air Kali Bulakan, Bumijawa, Kabupaten Tegal yang selama ini menjadi sumber satu-satunya air minum masyarakat Kota Tegal, menjadi tempat wisata.

Demikian disampaikan Direktur PDAM Kota Tegal, HM Iqbal, SE, MM saat memperingati Hari Air se-Dunia di lokasi mata air Kali Bulakan, Bumijawa, Kabupaten Tegal, Minggu 28 Maret 2010 siang.

Pada kesempatan itu, Iqbal mengatakan bahwa sebagai satu-satunya sumber kehidupan, mata air Kali Bulakan harus dijaga kelestariannya. Salah satu wujud tindakan positif yang merupakan program jangka panjang PDAM, adalah menjadikan areal sumber mata air itu menjadi lokasi wisata.

“Diperlukan sentuhan yang benar dan tepat untuk melestarikan dan memelihara keberadaan sumber mata air. Kami mewakili warga Kota Tegal, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bumijawa yang selama ini turut andil menjaga kelestarian sumber mata air Kali Bulakan. Untuk itu sebagai jawabannya, kami berkeinginan akan mengubah areal hutan pinus dan mata air Kali Bulakan menjadi lokasi wisata yang nantinya akan diserahkan pengelolaannya kepada masyarakat setempat,” kata Iqbal.

Lebih jauh dikatakan, saat ini seluruh pelanggan PDAM Kota Tegal sangat bergantung terhadap keberadaan mata air Kali Bulakan. Meskipun demikian, PDAM masih perlu melakukan kajian dan penelitian guna mencari sumber mat air baru agar seluruh masyarakat Kota Tegal dapat terpenuhi kebutuhan akan air.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan air warga Kota Tegal dengan mencari sumber mata air baru. Dan harapan saya semuanya dapat terwujud dalam tahun 2010 ini. Selain itu, kami juga sedang melakukan perbaikan infrastruktur dan sarana pendukung agar keberlangsungan air bersih tetap tersedia,” jelas Iqbal.

Menyindir soal hari air sedunia, Iqbal menegaskan, hal itu merupakan peringatan yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam peringatan hari air sedunia yang berlangsung di tengah hutan pinus diatas mata air Kali Bulakan itu jajaran Muspika Kecamatan Bumijawa, Kasi Intel Kejari Tegal, Wakapolresta Tegal, Kabag Perekonomian dan Pembangunan Kota Tegal, Ir. Cucuk Daryanto dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Ratusan pengunjung juga turut menyaksikan 400 anak-anak TK dan SD yang sedang beraksi dalam lomba mewarnai dan melukis dengan tema Mata Air.

Sebagai ungkapan terimaksih, PDAM memberikan bingkisan tali asih berupa televisi flat 21 inci untuk Kepala Desa dan Camat Bumijawa, peralatan olah raga untuk Karang Taruna serta door prize untuk warga yang dilakukan secara undian.