Idza: Tetap Semangat, Saya Juga Ibu Kalian
-Laporan Takwo Heriyanto
Minggu, 21/12/2014, 07:25:39 WIB

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti

PanturaNews (Brebes) - Rasa haru menyelimuti dada Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE ketika menghadiri Peringatan Hari Lahir Panti Asuhan Putra Muslimat Kauman Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 21 Desember 2014.

Idza tidak membayangkan betapa nasib kurang beruntung telah menimpa mereka, sehingga harus ditampung dalam panti. Namun dia memsuport anak anak-anak panti, agar tetap semangat untuk mencapai derajat yang tinggi dihadapan Allah SWT.

“Tetaplah semangat, saya juga ibu kalian,” kata Bupati ketika menyampaikan sambutan Resepsi Panti Asuhan Putra Muslimat ke-62 di panti setempat, jalan H Agus Salim No 42 Kauman Brebes.

Menurut Bupati, tidak memiliki Bapak dan Ibu tidak berarti hidup menyendiri. Tetapi banyak tangan-tangan yang mengulurkan keikhlasannya membantu anak yatim piatu. Karena keadaan yang menimpa tidak kehendaknya sendiri, tetapi sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. “Pasti ada hikmah ketika Allah SWT berkehendak,” terangnya.

Kepada jajaran pengurus panti, Bupati menyampaikan terima kasih yang tak terhingga sehingga mampu mendidik anak-anak panti dengan sentuhan-sentuhan yang berbasis revolusi mental. Sehingga kedepannya anak-anak memiliki kemandirian dan produktivitas yang tinggi dengan akhlak yang mulia.

Tidak dipungkiri oleh Bupati kalau angka kemiskinan di Brebes masih cukup tinggi, sehingga perlu uluran tangan dari semua pihak.

Mengelola panti asuhan yang nota bene lembaga nirlaba yang bisa bertahan hingga puluhan tahun lamanya, boleh dibilang sangat melelahkan. Namun dengan didasari keimanan yang kuat dan daya juang yang kokoh bisa tetap bertahan bahkan makin maju.

Ketua Yayasan Putera Muslimat Panti Asuhan Putra Muslimat Brebes, H Chumaedi Zaini bertekad ingin menjadikan Panti Asuhan Putera Muslimat Brebes sebagai wahana amal sholeh kaum muslimin, untuk berpeduli terhadap masa depan yang gemilang bagi anak-anak yatim, yatim piatu, anak pra sejahtera dalam mencapai Ridla Allah.

Menurutnya, sejak berdirinya Panti Asuhan pada 22 Desember 1952 hingga saat ini sudah mengasuh 490 anak. “Alhamdulillah saat ini kami tengah mengasuh 24 anak putra dan 26 anak putri,” tandasnya.