![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Meskipun ada moratorium pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga 5 tahun mendatang, tetapi hal itu tidak berlaku bagi pendidik atau guru dan tenaga kesehatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Pemkab Brebes, Emastoni Ezam, saat membuka kegiatan Konferensi XXI PGRI Kabupaten Brebes 2014 yang diikuti 382 orang utusan se-Kabupaten Brebes, di Gedung Guru jalan Taman Siswa Brebes, 20 Desember 2014.
Dalam kesempatan itu, atas nama Bupati Brebes, Emastoni mengucapkan terima kasih karena insan pendidik telah banyak mendarma baktikan waktu dan pikiranya untuk kemajuan Kabupaten Brebes. “Ditangan gurulah, masa depan peserta didik, generasi emas akan terlahir,” ujarnya.
Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Adi Prasetyo yang hadir dalam kegiatan itu, mengaku bangga dengan capaian prestasi yang telah ditorehkan oleh PGRI Kabupaten Brebes. Diantaranya mampu membangun gedung senilai Rp 2,5 Milyar. Padahal Kabupaten lain di Jawa Tengah mengalami kesulitan mendapatkan tempat secretariat.
“Mudah-mudahan PGRI Kabupaten Brebes bisa menjadi percontohan di Jawa Tengah,” kata Adi.
Dia juga menginformasikan, kalau PGRI Jawa Tengah kini telah memiliki badan ekonomi berupa bank PGRI Jateng.
“Dalam program kedepan, PGRI Brebes bisa membuka peluang berdirinya Cabang Bank PGRI Jateng. Karena potensi tabungan guru dan siswa sudah bisa diprospek,” terangnya.
Menyikapi wacana kemungkinan tunjangan sertifikasi profesi guru melekat dengan gaji bulanan, guru tidak perlu demo. “Mengenai kebijakan pusat, cukup diserahkan kepada PGRI Provinsi dan Pengurus Besar PGRI,” kata Adi mengingatkan.
Adapun, dalam Konferensi XXI PGRI Kabupaten Brebes 2014, yang mengusung tema memantapkan PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia untuk mewujudkan pendidikan bermutu ini, Tarsono Henri Kembali Pimpin PGRI Kabupaten Brebes.
Tarsono dipilih secara aklamasi oleh 17 cabang dan 2 cabang istimewa untuk periode 2014-2019. Terpilihnya kembali Tarsono karena dinilai oleh cabang dan ranting se-Kabupaten Brebes telah membawa perubahan pada tubuh PGRI Brebes.
Sebagai wakil ketua 1 Dr Angkatno MPd, Wakil ketua 2 Zaeni MPd, Sedang Sutikno MPd diberi mandat sebagai Sekretaris dan Suwatno MPd sebagai Wakil Sekretaris. Sedangkan Bendahara dipercayakan kepada Rojiati dan Bendahara 2 Atik Priatiningsih MPd.
Ketua PGRI Kabupaten Brebes terpilih, Tarsono Henri menjelaskan, pada masa bakti pertama dirinya telah membangung gedung PGRI Brebes lantai 2 yang menelan dana Rp 2,5 Milyar. Meskipun dana yang terkumpul baru Rp 1,2 Milyar namun pembangunan sudah mencapai 80 persen yang mencapai Rp 2,1 Milyar.
Selain memilih pengurus baru, sambungnya, tujuan dari kegiatan konfrensi juga tidak lain adalah dalam rangka membahas dan mengoreksi program kerja yang telah dilaksanakan. Selain itu menyusun kembali program kerja lanjutan untuk dilaksanakan 5 tahun mendatang.