![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Satu atlet senam kontingen Jawa Tengah (Jateng), hanya mampu menyumbang satu medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja ke-1 Jawa Timur (Jatim). Dia adalah Hendri Yunus, pelajar kelas IX SMP Negeri 1 Brebes.
Pelatih Hendri, Andreas Untung mengatakan, untuk atlet senam perwakilan kontingen Jateng yang dikirim ke PON Remaja ke-1 Jatim ada 4 anak. Dari 4 anak tersebut, dua diantaranya berasal dari Kabupaten Brebes. Pertama adalah Hendri Yunus, pelajar kelas IX SMP Negeri 1 Brebes dan Dion Saputra, pelajar kelas X SMA Negeri 2 Brebes.
"Tapi dari empat atlet senam perwakilan kontingen Jateng yang dikirim ke PON Remaja ke-1 Jatim, hanya satu atlet yang berhasil menyumbang medali perunggu, yaitu Hemndri Yunus," ujar Andreas Untung, yang juga Ketua Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kabupaten Brebes, Senin 15 Desember 2014.
Menurut dia, kendati hanya mampu menyumbang medali perunggu untuk Jateng, namun merasa bangga karena di cabang olahraga (cabor) senam yang bersaing di PON Remaja ke-1 Jatim tersebut, ada 20 kontingen atau provinsi yang ikut bersaing.
"Ini suatu kebanggaan bagi kami. Walaupun hanya bisa menyumbang medali perunggu, namun paling tidak ikut membawa nama Jateng pada umumnya, khusunya Brebes," tutur dia.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Brebes baru, Bambang Edi Prabowo, mengucapkan terimakasih kepada atlet senam asal Brebes maupun pembimbingnya, meski hanya menyumbang medali perunggu.
"Ini merupakan prestasi yang sangat bagus. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng pada 2017 mendatang," terang Kowo, nama sapaannya yang akan mulai bekerja sebagai Ketua Koni pada awal 2015 mendatang.