Sri Murni Dapat Motor Hadiah Tamades PD BKK
-Laporan SL Gaharu
Sabtu, 01/11/2014, 06:00:21 WIB

Sri Mulyani foto bersama walikota dan direksi BKK usai menerima hadiah (Foto: Humas)

PanturaNews (Tegal) - Sri Murni, warga Jalan Rambutan X/10 RW 005 RT 007 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, bersuka cita saat menerima duplikat kunci motor yang diserahkan Walikota Tegal, Hj. Siti Masitha Soeparno. Hadiah motor memang menjadi impiannya ketika datang di Acara Penyaringan Hadiah Tamades PD BKK Tegal Barat, Kota Tegal di Gedung Mulya Dana, Sabtu 01 November 2014 siang.

“Rasanya senang, itu (hadiah) yang diinginkan. Karena saya sudah pensiun, nanti dipakai untuk anak atau cucu,” ungkap Sri Murni ketika berdialog dengan Walikota usai ditetapkan menjadi pemenang salah satu sepeda motor.

Sri Murni adalah salah satu pemenang sepeda motor dari tiga sepeda motor yang menjadi hadiah utama penyaringan hadiah Tamades PD BKK Tegal Barat. Selain motor, PD BKK Tegal Barat membagikan berbagai hadiah menarik lainnya dalam acara tersebut.

Walikota dalam sambutannya memberi apresiasi terhadap kegiatan penyaringan undian Tamades sebagai upaya untuk mengimplementasikan reward sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan nasabah selama ini.

Selanjutnya, Walikota meminta kepada Direktur Utama PD BKK Kota Tegal beserta jajarannya dapat melakukan perubahan nyata, lebih profesional, dapat memberikan solusi permodalan untuk UMKM. “Ke depan saya minta kepada Direksi untuk lebih memperluas pangsa pasar dan menciptakan produk simpanan dan produk pembiayaan yang lebih variatif sehingga kepercayaan nasabah semakin meningkat,” pinta Walikota.

Sementara itu atas nama Pemegang Saham Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Kepala Biro Perekonomian Dadang Somantri yang dibacakan Kabid BUMD Biro Perekonomian Provinsi Jateng Dwi Selo Raharjo AP MSi menyebut PD BKK Tegal Barat yang telah berpuluh tahun berada di tengah masyarakat Kota Tegal, telah melaksanakan fungsi intermediasi dengan baik. Yakni menyimpan dana masyarakat dan menyalurkan kredit kepada masyarakat.

“Pinjaman dalam bentuk kredit kecil dan mikri merupakan upaya yang tepat untuk mengentaskan dan menangani kemiskinan. Sebab kunci pemberdayaan keluarga miskin adalah menjadikannya sebagai wirausaha yang tangguh,” ungkap Dadang.