Banyak Lahan Pertanian Hilang Terkena Proyek Tol
-Laporan Takwo Heriyanto
Selasa, 21/10/2014, 04:28:13 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Proyek pembangunan ruas jalan tol Pejagan, Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sudah mulai dilaksanakan dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2016 mendatang. Keberadaan jalan bebas hambatan tersebut membelah kawasan lahan pertanian dan pemukiman warga di sekitar Kabupaten Brebes, khususnya yang terkena dampak pembangunan tol yang digarap oleh PT Waskita TollRoad tersebut.

Eksekutif Nasional WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), Muhamad Islah mengatakan, ada banyak hal yang seharusnya perlu dipertimbangkan dalam pengerjaan proyek tersebut oleh beberapa pihak terkait, baik Pemkab Brebes maupun pelaksana proyek.

"Ini mengingat akibat yang ditimbulkan dari pembangunan proyek yang sudah mulai digarap sangat komplek. Tidak hanya jangka pendek, tetapi juga jangka panjang," ujar Muhamad Islah saat ditemui dalam acara diskusi lingkungan di Markas Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak), kemarin.

Menurut dia, proyek itu tentu akan berimbas pada hilangnya lahan pertanian. Dengan demikian sudah barang tentu produksi pertanian akan menurun.

"Oleh karena itu Pemkab Brebes harus bertanggungjawab untuk menyediakan lahan pertanian yang baru, sebagaimana yang diamanatkan UU Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan," jelasnya.

Dia menambahkan, terkait dengan pembangunan proyek jalan tol yang membelah kawasan pertanian warga di sejumlah wilayah Kabupaten Brebes, maka pemegang proyek harus melakukan langkah-langkah agar kawasan pertanian di sekitarnya terhindar dari banjir dan kekeringan.

“Jadi, segala kerugian petani akibat alih fungsi lahan dan perubahan bentang alam (mengeruk atau menimbun), harus ditanggung oleh pemegang proyek,” tegasnya.