Masyarakat Diharapkan Manfaatkan Lahan Kosong
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 17/10/2014, 06:14:39 WIB

Warga sedang merawat tanaman di lahan kosong dekat rumahnya (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Menyediakan pangan bagi keluarga, sangatlah mudah bila mampu memanfaatkan lahan pekarangan dan meluangkan waktu sedikit untuk merawatnya. Berbagai hasil tanaman pangan bisa dipetik dalam waktu yang tidak terlalu lama, bahkan bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Ketahan Pangan (KKP) Kabupaten Brebes Ir Gatot Rudiono MM saat ditemui dilahan budi daya kawasan rumah pangan lestari, di kantor setempat, Jumat 17 Oktober 2014.

Gatot melihat, zona pekarangan samping (pipir) perumahan atau kantor bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman ataupun ternak. Seperti yang dilakukan dirinya, terlihat di samping kanan kantornya terdapat berbagai macam tanaman sangat rimbun. Ada terong, sawi, cabe, pare, lada dan lain-lain. “Kami menanam dengan telaten satu persatu,” tuturnya.

Dia membagi sisa pekarangan kantor tersebut dengan tiga macam yakni tanaman buah atau bunga dalam pot dan di tanah langsung. Tanaman yang ada di dalam pot seperti terong, tomat, cabe, jambu biji, jeruk dan sebagainya. Sedangkan yang diluar pot ada tanaman obat keluarga (toga) seperti jahe dan tanaman makanan alternative seperti ganyong, kembili, uwi, angkrik dan lain-lain.

Yang kedua, berupa ternak kelinci lokal, yang urinenya bisa digunakan untuk pupuk organik cair. Sedangkan kotoran padatnya sebagai kompos. Selebihnya untuk budidaya lele yang dipadukan dengan tanaman. Kolam ikan dibuat non permanen agar bisa dipindah-pindah dengan harapan kotoran lele bisa menjadi nutrisi yang dialirkan melalui pipa.

“Kotoran ternak dan lele tersebut bisa menjadi pupuk begitupun dengan dedaunannya digunakan lagi untuk kompos sehingga tetap bersih dan indah,” kata Gatot.

Gatot berharap, dengan kawasan rumah pangan lestari ini masyarakat bisa memanfaatkan pekarangannya yang kosong bisa menjadi lebih hijau dan meningkatkan ketahan pangan keluarga. “Kalau pekarangan rumah tangga bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin, maka kebutuhan pangan akan terpenuhi,” tandasnya.