![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Puluhan nelayan Pulolampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berharap kepada Bupati Brebes untuk memberikan suntikan dana untuk aktivitas kerjanya. Pasalnya, selama ini dana yang dipakai untuk operasional dia dapatkan dari para rentenir.
“Saya mohon Bupati bisa memberi suntikan dana,” pinta salah seorang nelayan ketika mendapat kunjungan dari Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE saat meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulo Lampes, Kamis 16 Oktober 2014.
Nelayan tersebut mengeluh karena dana untuk melaut mengalami kesulitan terutama untuk bahan bakar kapal dan perbekelan melaut. “Terpaksa, saya ngutang ke jasa keuangan yang cepat dan tidak ribet tapi bunganya melambung,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut Bupati mengintruksikan kepada Ketua KUD Minasayasari Rudi Hartono untuk memberikan modal. Bupati percaya dengan permodalan yang digulirkan koperasi, nelayan tidak lagi akan terjerat hutang karena bisa mengangsur sesuai dengan kekuatan anggota.
Dalam kesempatan tersebut Bupati didampingi Ketua Dekranasda Kab.Brebes Kompol Warsidin, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab.Brebes Ir Tandi, Kepala Dinas pendidikan Kab.Brebes Dr Tahroni dan Staf Ahli Bupati Bidang Kesra Dra Hj Lely Mulyani MPd.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meninjau pabrik pengolahan Laukan Indonesia yang berlokasi di Desa Kubangpari Kecamatan Kersana. Pabrik yang dikelola PNPM desa setempat di bawah bimbingan Dinas Perikanan dan Kelautan Kab.Brebes.
Bupati melihat dari dekat proses pembuatan hasil produksi, seperti Fish Stik, Sosis Ikan, Ekado, Siomay, Kaki Naga, Keong Mas, Bakso Ikan dan Otak-Otak.
“Wah sangat bagus ya, sudah dikemas dengan cantik dan higienis,” puji Bupati sambil mencicipi Siomay ikan.
Kepala dinas Perikanan dan Kelautan Kab.Brebes Ir Tandi, menjelaskan, pabrik Olahan berbahan baku ikan tersebut setiap bulannya memproduksi 7 Ton olahan ikan ke Jakarta, Cirebon dan Tegal.
“Sebenarnya, permintaan dari pelanggan sampai 9 Ton lebih, tapi sayangnya baru mampu memproduksi 7 ton perbulan,” tandas Tandi.