Sosialisasi Bahaya Paham ISIS Terus Digencarkan
-Laporan Takwo Heriyanto
Minggu, 24/08/2014, 06:42:17 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Jajaran Polres Brebes, Jawa Tengah (Jateng) bersama para ulama setempat, kini terus menggencarkan sosialisasi terkait bahaya Islam State Iraq and Syiria (ISIS). Kali ini, giliran ratusan anggota PCNU Kabupaten Brebes mendapatkan sosialisasi bahaya gerakan ISIS itu, di gedung PCNU, Jalan Yos Sudarso Brebes, 24 Agustus.

Selain sebagai tindaklanjut dari deklarasi penolakan gerakan ISIS di Kabupaten Brebes beberapa waktu lalu, kegiatan sosialisasi itu digencarkan sebagai upaya pencegahan menyusul adanya warga Brebes yang ditangkap karena diduga menjadi anggota ISIS.

Dalam sosialisasi tersebut, Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo sebagai narasumber memberikan gambaran secara detail terkait keberadaan gerakan ISIS. Yakni, mulai sejarah munculnya ISIS, para tokoh ISIS di dunia maupun di Indonesia, simbol-simbol ISIS hingga cara mereka bekerja merekrut anggota baru.

Kapolres Brebes Ferdy Sambo mengatakan, sosialisasi terus digencarkan sebagai tindaklanjut deklarasi penolakan ISIS yang dilakukan berbagai komponen masyarakat Brebes, di Pendopo Kabupaten belum lama ini. Sosialisasi bahaya ISIS itu sasarannya seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga NU Brebes.

"Kali ini kami sosialiasikan kepada para pengurus NU di Brebes. Selanjutnya, sosialisasi akan kami laksanakan bersama TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat hingga tingkatan desa," tandasnya.

Menurut dia, pihaknya akan mendorong tokoh agama dan masyarakat untuk terus menyerukan bahaya ISIS, karena gerakan itu merupakan ideologi yang tidak cukup dihalau dengan hukum. "Kami melalui sosialisasi ini mengajak seluruh masyarakat agar katakan tidak dan menolak ISIS hingga diterapkan ditingkatan keluarga," ujarnya.

Ketua PCNU Kabupaten Brebes Athoillah mengatakan, pihaknya sangat mendukung

adanya sosialisasi bahaya ISIS tersebut. Melalui kegiatan itu diharapkan seluruh warga NU di semua tingkatan untuk bekerjasama dengan Polsek serta Koramil setempat terkait persoalan ISIS di daerahnya. Jika menemukan hal menyangkut keberadaan ISIS, baik itu simbol maupun yang lain segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi Polsek dan Koramil.

"Sosialisasi ini sangat penting bagi warga NU di Brebes, mengingat di Brebes 70 persennya adalah warga NU. Sehingga, ada kemungkinan warga NU Brebes bisa menjadi sasaran ideologi tersebut dan harus ditolak," terangnya.