![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Imbas dialihkannya arus lalu lintas bagi kendaraan berat dari jalur pantura ke jalur tengah (Tegal - Purwokerto), menyusul amblesnya Jembatan Comal di pantura Pemalang, jembatan ruas Ketanggungan - Prupuk sebagai penghubung dari jalur pantura menuju jalur tengah berlubang di bagian badan jembatan.
Jembatan sungai Cimohong yang berada di Kilometer (KM) 104+400 ruas Ketanggungan-Prupuk itu ambrol di Desa Kubangwunggu, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng).
Padahal, ruas Ketanggungan-Prupuk merupakan jalur alternatif utama untuk menuju jalur tengah dari pantura maupun exit tol Kanci-Pejagan. Keadaan tersebut mengancam lumpuhnya arus lalu lintas baik di jalur tengah maupun jalur pantura.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Aron Sebastian mengatakan, kerusakan itu terjadi sejak tiga hari lalu akibat jembatan tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas dengan tonase melebih kelas jalannya. Sesuai kelas jalannya, ruas Ketanggungan-Prupuk masuk kelas jalan II. Yakni, kendaraan yang diijinkan melintas dengan beban maksimal 8 ton.
Namun dengan adanya pengalihan arus dari jalur pantura ke jalur tengah, menyusul amblesnya Jembatan Comal Pemalang, kendaraan berat yang melintas di jembatan itu rata-rata di atas 30 ton.
"Ini yang membuat jembatan ambrol," ujar Aron Sebastian didampingi Kanit Dikyasa Ipda Suroto, Selasa 19 Agustus 2014.
Menurut dia, dari hasil cek lapangan bersama dinas terkait, badan jembatan berlubang dengan panjang 1,1 meter dan lebar 1 meter. Guna mengantisipasi kerusakan jembatan tersebut, pihaknya telah mengambil beberapa langkah. Di antaranya, melakukan buka tutup arus di jembatan.
Kemudian, memasang tanda rambu peringatan dengan bambu cone. Selain itu, berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk segera melakukan perbaikan kerusakan jembatan tersebut.
"Dari hasil koordinasi kami dengan Bina Marga, perbaikan sementara jembatan ini membutuhkan waktu tiga hari dan mulai dilaksanakan hari ini. Sedangkan perbaikan permanen akan dilakukan di tahun 2015 mendatang," terangnya.