Kemacetan di Jalur Tengah Dilaporkan ke Menteri
MKL-Laporan Takwo Heriyanto & SL Gaharu
Rabu, 13/08/2014, 10:38:12 WIB

Sejak ada pengalihan jari jalur pantura, kendaraan mengular di jalur lingkar Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kemacetan di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ruas Jakarta - Tegal - Purwokerto akibat pengalihan lalulintas dari jalur pantura sejak jembatan Comal di Kabupaten Pemalang dalam perbaikan, dilaporkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Kemacetan yang terjadi banyak dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. Padatnya jalur tengah, selain banyak menimbulkan kecelakaan yang menelan korban jiwa, juga berimbas tersendatnya transportasi perekonomian masyarakat sekitar.

Sejak ditutupnya jembatan Comal di jalur utama Pantura, arus lalu lintas di ruas Brebes - Tegal - Purwokerto terus meningkat. Jalur antara Klonengan Margasari, Kabupaten Tegal hingga Bumiayu, Kabupaten Brebes selalu mengalami kemacetan.

Menanggapi hal itu, Bupati Brebes, Idza Priyanti mengirimkan faximile (fax) ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Fax tersebut berisi usulan dari masyarakat Brebes bagian selatan, khususnya pengguna jalan. "Kami, Pemkab Brebes merasa prihatin sekali. Apalagi tidak sedikit pengguna jalan, khususnya pengendara motor yang meninggal akibat kecelakaan karena tertabrak truk. Kemarin juga kami langsung memantau disana (Brebes selatan-red)," ujar Idza Priyanti saat dikonfirmasi Panturanews, terkait keluhan pengguna jalan khususnya warga Brebes selatan, Selasa 12 Agustus 2014.

Pihaknya selain telah berkoordinasi dengan Polri dan TNI di wilayahnya untuk menambah personil guna mengamankan arus kendaraan di Brebes selatan agar tidak terjadi kemacetan panjang, juga berkoordinasi langsung dengan Sekda Provinsi dan beberapa instansi terkait seperti Dishub melalui rapat koorninasi di Polres Pemalang.

Dalam rapat tersebut dipaparkan, bahwa kendaraan berat yang melintas di jalur alternatif itu untuk dikurungi beban tonasenya. Disisi lain bisa menggunakan jasa PT KAI maupun kapal laut.

"Akan tetapi kami mengharapkan kepada Kemenhub, agar kendaraan berat yang hendak menuju Purwokerto tidak difokuskan lewat jalur pantura Brebes kemudian dilanjutkan ke jalur alternatif selatan. Kalau bisa dipecah. Bisa saja lewat Bandung kemudian tembus ke Wangon, Purwokerto. Dengan demikian tidak terjadi kemacetan panjang di jalur tengah Kabupaten Brebes," tandasnya.