Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga Geruduk Pabrik Tepung Ikan
JOH-Johari
Rabu, 17/03/2010, 16:23:00 WIB

Sejumlah wartawan keluar dari PT ADM, mereka kecewa karena pihak manajemen tidak bisa ditemui untuk dikonfirmasi. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Warga Jalan Bali dan Jalan Ambon, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal menggeruduk PT Adhinusa Dian Manggalindo (PT ADM). Pasalnya perusahaan pembuatan tepung ikan itu mengeluarkan bau tak sedap. Sehingga warga sekitar menagalami mual-mual, kepala pusing bahkan ada yang sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Menurut Nur Kristianto (28) warga Jalan Ambon RT 15/11, Kelurahan Mintaragen kepada sejumlah wartawan, Rabu 17 Maret 2010, warga minta agar PT ADM harus bisa meminimalikan polusi udara. Karena polusi udara yang keluar menimbulkan bau tak sedap, sehingga warga mengalami mual-mual, kepala pusing dan ISPA. “Ada beberapa warga yang terserang ISPA, bahkan saya sendiri pusing-pusing karena menghirup bau tak sedap,” kata Nur Kristianto.

Ditambahkan, semula warga akan menggeruduk PT ADM, karena untuk menjaga kondusifitas akhirnya hanya 5 orang perwakilan, dipimpin Ketua RT 15/11 Agus Riyanto, minta pihak PT ADM untuk mengurangi polusi udara. “Intinya warga minta, pihak PT ADM harus mengurangi polusi udara, karena telah mencemari lingkungan,” ujarnya.

Adanya warga yang menderita ISPA, dibenarkan oleh Ageng (41) warga RT 04/11, karena anak kesayangannya Firli (12) telah 3 hari dirawat di RSUD Kardinah, karena menderita ISPA. Hal itu disebabkan bau tak sedap yang dikeluarkan oleh PT ADM. “Yang paling parah keluarga saya, karena tembok rumah nempel dengan tembok perusahaan, setiap hari mencium bau tak sedap,” terang Ageng.

Ketika sejumlah wartawan akan konfirmasi tentang pencamaran udara yang ditimbulkan oleh PT ADM, pihak manajemen tidak bersedia ditemui. “Maaf pak, pak manajer sedang rapat, jadi tidak bisa diganggu,” kata petugas sekuriti.

Kepala Polresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat Intel AKP Suwartoyo mengatakan, petugas telah mengambil sample limbah PT ADM yang menimbulkan bau tak sedap. Dan kini masih dalam penyelidikan. “Anggota sudah ngambil sample limbah, kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Wartoyo.