![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Kader PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, diimbau tidak melancarkan serangan balik dengan melakukan kampanye hitam (Black Campaign), seperti yang telah dilakukan oleh kubu pasangan capres lainnya. Seluruh kader diminta fokus memenangkan capres Nomor 2, Jokowi-JK dengan melaksanakan kampanye santun dan bermartabat.
Hal itu ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H. Ikmal Jaya SE Ak MH, dalam orasinya saat konsolidasi structural partai dalam rangka pemenangan capres Jokowi-JK, dan syukuran Pemilu Legislatif di kediaman Sekretaris Ranting PDI Perjuangan, Casmoro, Kelurahan Keturen, Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat 6 Juni 2014, malam.
“Kita bisa lihat di banyak media massa dan sosial, betapa kubu rival kita dengan pongahnya menyerang Jokowi-JK melalui kampanye hitam. Berbagai isyu negative digali hanya untuk menjatuhkan Jokowi-JK. Kita sebagai kader partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila, jangan ikut-ikutan membalas dengan kampanye hitam,” kata
Ikmal.
Selain itu, Ikmal juga mengatakan, kader PDI Perjuangan harus menunjukan kredibilitas kader yang bermartabat, tidak termasuk dalam Golongan Penerima Uang Tunai (Golput). “Ceritakan kepada kawan, saudara, tetangga, bahwa Jokowi-JK adalah pasangan capres yang memiliki integritas kerakyatan sangat tinggi. Maka pilihlah Jokowi-JK untuk masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sementara, Ketua Badan Pemenangan Presiden PDI Perjuangan, H Edy Suripno SH MH dalam orasinya di tempat yang sama mengatakan, seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan harus bersedia menjadi agen pemenangan Jokowi –JK di wilayahnya masing-masing.
“Jokowi- JK adalah simbol kekuatan rakyat Indonesia. Serangan bertubi-tubi melalui kampanye hitam yang diiklankan di seluruh stasiun televisi kecuali Metro TV adalah bukti bahwa mereka, lawan kita, sangat takut dengan kekuatan rakyat,” kata Edy Suripno yang akrab disapa Uyip.