Naas, Buruh Bawang Tewas Tertabrak KA Manoreh
-Laporan Takwo Heriyanto
Kamis, 22/05/2014, 04:29:30 WIB

Korban tertabrak KA di bawa petugas ke kamar mayat RSUD Brebes (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Pemuda asal Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rofii (21), tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Manoreh dari arah barat menuju timur. Pemuda yang diketahui berprofesi sebagai buruh bawang ini, tewas disekitar perlintasan KA Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Kamis 22 Mei 2014 sekitar pukul 12.00 WIB.

Salah satu petugas jaga pos perlintasan rel KA Desa Luwungragi, Umar membenarkan bahwa disekitar lokasi perlintasannya telah terjadi insiden maut. "Ya benar tadi ada salah seorang pemuda yang tewas seketika setelah tertabrak KA Manoreh dari arah barat menuju timur. Tapi, saya tidak tahu persis kejadiannya," ujar Umar kepada PanturaNews.Com.

Namun, kata Umar, berdasarkan laporan dari warga sekitar, sebelum tewas korban sedang duduk-duduk di perlintas rel KA. Sementara, laporan lainnya menyebutkan, korban tewas ketika sedang berjalan di tepi perlintasan rel.

"Karena jalan yang dilaluinya itu cukup sempit, akibatnya korban tertabrak KA dari arah belakang hingga tubuhnya terpental sekitar 20 meter," terang Umar.

Menurutnya, jenazah korban sudah dibawa oleh pihak aparat kepolisian setempat ke kamar mayat RSUD Brebes. Sementara, kerabat korban, Sudarjo saat dikonfirmasi mengatakan, korban memang tewas setelah tertabrak KA Manoreh.

Namun demikian, kronologis kejadian yang sebenarnya adalah saat itu korban hendak menyebrang ke jalan. Naasnya, korban baru melangkahkan satu kakinya ke tepi jalan, sementara satu kakinya lagi masih di perlintasan rel KA.

"Korban saat itu tidak menyadari kalau KA yang hendak melintasi itu jaraknya sudah cukup dekat, sehingga dengan cepatnya tubuh korban langsung tertabrak KA hingga terpental," terang Sudarjo yang juga kakak ipar korban saat dikonfirmasi di RSUD Brebes sembari menunggu jenazah korban disemayamkan di rumah duka keluarga korban.