![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Empat partai politik (parpol) pendukung pasangan calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo- Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yaitu, PDI Perjuangan, PKB, NasDem dan Hanura dari Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menyatakan siap mengawal dan menangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli 2014 mendatang, dengan gerakan Holokuba (Holobis Kuntul Baris).
Hal itu terungkap dalam acara deklarasi Tim Pemenangan dan Pelantikan Relawan Jokowi-JK di Gedung Pertemuan Yaumi, Kabupaten Tegal, Rabu 21 Mei 2014.
Gerakan Holokuba itu sendiri diartikan oleh penggagasnya, Marsinggih Marnadi yang juga selaku tokoh Nasionalis dan Kebangsaan Kabupaten Tegal, sebagai gerakan kebersamaan yang memiliki spirit kuat untuk pencapaian sebuah tujuan positif.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko beserta sejumlah pengurus lainnya, Ketua-Ketua DPC PDI Perjuangan dari Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal beserta sejumlah jajaran pengurus. Juga sejumlah pengurus PDI Perjuangan dari Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang. Perwakilan Relawan Jokowi-JK tingkat pusat dan para utusan dari Partai NasDem, Hanura dan PKB Kabupaten Tegal. Serta ratusan relawan Jokowi-JK dari berbagai unsur masyarakat yang tergabung dalam Holokuba.
Dalam orasinya, Heru Sudjatmoko mengatakan, tugas partai pendukung dan para relawan adalah berusaha semaksimal mungkin agar Jokowi-JK dapat memenangi Pilpres. Di sisi lain, Heru menyampaikan agar dalam mengkampanyekan Jokowi-JK, seluruh relawan pemenangan tetap bersikap santun dan bertindak terpuji.
Sementara salah seorang anggota Holokuba, Zaenal Aminudin mengatakan, Holokuba semata-mata sebagai wadah para relawan yang siap memenangkan Jokowi-JK di daerah Pemilihan (Dapil) Jateng 9 yang meliputi Brebes, Tegal dan Slawi.
“Holokuba akan bersikap tegas, untuk memenangkan Jokowi-JK. Holokuba juga akan memegang teguh pesan Jokowi untuk tetap bersikap santun dan rendah hati dalam setiap gerakan kampanye,” kata Amin.