Muhammad Yamin SH
PanturaNews (Tegal) - Pernyataan Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat yang memuji-muji PDI Perjuangan di sejumlah media massa beberapa hari terakhir, dinilai sebagai tindakan akrobat politik yang tidak ada pengaruhnya bagi PDI Perjuangan. Hal itu ditegaskan oleh Kader PDI Perjuangan, Muhammad Yamin SH, Selasa 11 Maret 2014.
Muhammad Yamin yang saat ini terdaftar sebagai calon anggota DPR-RI Nomor urut 3 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Kab Tegal, Kab Brebes dan Kota Tegal) juga menyebutkan, sebagai orang yang saat ini sedang dipercaya oleh Pemerintah dalam menangani TKI, tidak seharusnya Jumhur berakrobat dengan memuji-muji PDI Perjuangan yang nyata-nyata menjadi oposisi dari Pemerintah.
“Adalah tidak etis ketika ada orang yang selama ini dipercaya menjadi bagian dari pemerintah, justru melakukan akrobat politik dengan cara memuji-muji partai oposisi. Apalagi dilakukan ketika Pemilu hanya tinggal menghitung hari,” ujarnya.
Menurut Yamin, lebih baik Jumhur fokus menyelesaikan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya. Bukan malah berspekulasi untuk masuk di lingkaran partai yang kini tengah naik daun. Tujuan Jumhur memuji-muji PDIP dan Soekarno patut dipertanyakan, karena kental muatan pragmatisnya.
“Saya yakin, meski dipuji beratus-ratus kali, PDI Perjuangan bukanlah partai yang dengan mudah terbius pujian,” pungkas Yamin yang juga Ketua Presidium Seknas Jokowi.