Ilustrasi
PanturaNews (Pemalang) – Terkait pemberitaan sebelumnya bahwa dana biaya operasional sekolah (BOS) untuk menanggap wayang, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dibantah oleh Kepala UPPK Petarukan Kabupaten Pemalang Wage Sugino SPd
Menurutnya saat ditemui PanturaNews usai rapat di aula Dindikpora Jl. Merbabu No. 2 Pemalang, Kamis 04 Maret 2010 pukul 12.00 WIB, bahwa pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slank beberapa waktu lalu, dananya diperoleh dari beberapa sumber dan sebagian besar uang pribadinya.
Diterangkan, biaya keseluruhan sekitar Rp 70 juta, sumbangan dari Dindikpora Rp 10 juta, Koperasi Guru Rp 3 juta, Kwaran Pramuka Petarukan Rp 3 juta, KPKG Rp 3 juta, UPPK se Kabupaten Pemalang Rp 5,5 juta, SMP–SMA dan instansi kedinasan Rp 6 juta. Jumlah besarnya sumbangan hanya Rp 30,5 juta, sehingga kekurangan dana sekitar Rp 40 juta. “Kekurangannya dana saya pribadi,” kata Wage.
Ditambahkan, hal itu dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur karena dirinya tidak lama lagi akan pensiun dan selama mengabdi 37 tahun di dunia pendidikan tanpa cacat. Selain itu untuk memeriahkan Hardiknas dan nguri-uri budaya Jawa. “Untuk peringatan Hardiknas tanggal 1 Mei nanti, akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti dialog interaktif dan pemberian beasiswa pelajar berprestasi,” ujarnya.