Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo
PanturaNews (Brebes) - Kasus kematian Kepala Satpol PP Brebes, Jawa Tengah, Lis Guntoro yang terjadi tiga tahun lalu akan diungkap lagi. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Brebes, Jawa Tengah, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH, Kamis 21 November 2013.
"Itu kasus yang terjadi pada tahun 2010 lalu, jadi nanti akan kita gelar kembali perkaranya dan dilanjutkan penyelidikannya," katanya usai menggelar acara Nyambung Paseduluran di Aula Kecamatan Tonjong.
Menurutnya, jika ada anggapan keterlibatan pihak orang kuat yang tidak dapat disentuh hukum itu sangat tidak mungkin. Satuan Serse Polres Brebes akan melakukan gelar perkaranya untuk dapat mengungkap kasusnya.
"Anggapan ada pihak yang tidak bisa tersentuh hukum itu sangat tidak mungkin," kata Sambo.
Dikatakan, dirinya sangat berterimakasih adanya pertanyaan dari pihak keluarga korban sehingga dirinya yang baru bertugas di Brebes ini tahu ada kasus tersebut. "Saya sangat berterimakasih adanya masukan dari masyarakat termasuk keluarganya tadi," ucap Sambo.
Pada acara Nyambung Paseduluran di Aula Kecamatan Tonjong itu, Lis Gunarto meminta agar kasus kematian kakak kandungnya, Kasatpol PP Lis Guntoro yang diduga jadi korban pembunuhan diungkap. Pasalnya, hingga tiga tahun peristiwa itu tidak ada kejelasan hasil penyelidikan.
"Almarhum kakak saya itu termasuk pejabat di lingkungan Pemkab Brebes, meninggal dan diduga dibunuh tapi tidak tahu bagaimana hasil penyelidikannya." katanya.
Kata dia, selama ini polisi selalu dapat mengungkap kasus-kasus pembunuhan sepelik apapun. Semestinya kasus yang menimpa kakaknya itu juga harus dapat diungkap demi keadilan.
"Polisi biasanya selalu berhasil ungkap kasus pembunuhan, saya harap kasus ini juga bisa diungkap," kata Gunarto.
Seperti diketahui Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes, Lis Guntoro ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi membusuk di pinggir rel kereta api (KA) tanpa palang pintu di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, pada 29 Mei 2010 sekitar pukul 08.00 WIB. Belum diketahui pasti peyebabnya.
Saat ditemukan kondisi mayat dalam posisi telentang dengan luka di kepala bagian belakang dan tangan. Tubuh korban juga sudah lebam dan membiru serta mengeluarkan bau busuk. Korban diperkirakan sudah tewas dua hari sebelum ditemukan oleh warga.