Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Belum banyak kalangan publik yang tahu, termasuk Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, mengenai nasib Ade Sri Khusniyati binti M.H. Yusuf (25). Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang beralamat di Jalan Mesjid Al-Kharomah, Nomor 25 RT: 02, RW: 05, Losari, Kabupaten Brebes ini, tewas mengalami kecelakaan di Dubai.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com dari Migrant Institute menyebutkan, Ade yang bekerja di Ramada Jumeirah Hotel sebagai resepsionis, terjatuh dari apartemen tempat tinggalnya (Dubai-red) di lantai 2, pada tanggal 18 Maret 2013 pukul 17.25 waktu setempat.
Ade langsung dilarikan ke Rashid Hospital dalam keadaan koma. Kondisinya tidak dapat bertahan lama. Selang beberapa hari di rumah sakit tersebut, Ade akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada 28 Maret 2013. Pihak keluarga Ade yang mendengar kabar tersebut pun histeris.
Pada Jumat menjelang malam, 5 April 2013, jenazah tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta dan langsung diberangkatkan ke kampung halaman di Brebes. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Migrant Institute dalam hal ini diwakili oleh Crisis Center, Nur Salim dan BNP2TKI yang diwakili Kasubdit Pemulangan, Drs. Budiman Pasaribu, MM memberikan santunan terhadap keluarga Ade.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," ujar Nur Salim, Senin 08 April 2013 sore.
Sebelumnya diketahui, Nurilah (25), TKW asal Desa Rengaspedawa RT 3 RW 3, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, meninggal di Abu Dhabi Arab Saudi, setelah jatuh dari lantai 4 apartemen di mana ia bekerja. Nurilah yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) ini meninggal pada tanggal 18 Oktober 2011 lalu.
Begitu juga dengan Fitriyani (27), TKW asal Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes yang bekerja sebagai PRT ini, tewas di Hongkong juga akibat terjatuh dari lantai 20 apartemen di tempatnya bekerja.
Jenazah korban sediri sudah dipulangkan di rumah duka, Kamis 22 September 2011 malam. Dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat pada Jumat 23 September 2011 siang.