Kapala Desa Buniwah, Drs Abdul Wahid menunjukkan tempat Waji ditemukan gantung diri (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Warga geger ketika ditemukanya Waji (75), lelaki warga Dukuh Kalilumpang RT 04 RW 03 Desa Buniawah, Kecamatan Sirampog, Brebes Jawa Tengah, tewas dalam keadaan tubuhnya tergantung di pintu tengah rumahnya, Sabtu 06 April 2013 sekira pukul 04.30 WIB.
Waji yang hidup sebatang kara dan menderita penyakit liver dan sesak nafas sejak lama ini, diduga nekat gantung diri setelah mengalami tekanan batin atau depresi.
Peristiwa yang menggegerkan warga setempat itu, pertama kali diketahui oleh ketua RT setempat, Muhajir yang pagi itu tengah menuju ke mushola untuk sholat subuh. Dia curiga melihat pintu depan rumah Waji terbuka. Setelah didekati dan disorot dengan lampu senter, nampak sosok tubuh tak bernyawa tergantung dengan tali di kusen pintu tengah.
"Saya mau sholat subuh ke mushola lihat pintu rumah Waji terbuka. Setelah saya sorot dengan senter kelihatan tubuh Waji tergantung di pintu," ujarnya kepada PanturaNews.Com.
Melihat kondisi tersebut, warga setempat tidak berani mengambil tindakan dan segera melapor ke Kepala Desa dan dilanjutkan ke Polsek Sirampog. Petugas segera datang dan bersama tim medis dari Puskesmas dibantu warga, jasad Waji diturunkan sekitar pukul 06.30 WIB. Saat diturunkan korban tergantung dengan tali rafia dan tali dari ban bekas yang diikatkan di leher, kemudian digantung ke kusen pintu tengah.
"Di dekatnya juga ada kursi plastik yang digunakan untuk manjat ketika akan melakukan gantung diri," kata Muhajir.
Sementara itu, Kepala Desa Buniwah, Drs Abdul Wahid menuturkan, Waji selama ini hidup sebatang kara. Tidak memiliki anak dan istrinya sudah terlebih dahulu meninggal dunia. Waji mengidap penyakit sejenis liver dan sesak nafas, serta telah berkali-kali berobat tapi tak kunjung sembuh.
"Sepertinya mengalami gangguan kejiwaan atau depresi berat, karena penyakitnya tidak sembuh padahal sudah sering berobat. Apalagi selama ini hidup sebatang kara sehingga mudah mengalami stress," katanya.
Kepala Polsek Sirampog, Iptu Suminto membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan dugaan korban tewas murni karena gantung diri. Meski begitu petugas sempat meminta keterangan dari beberapa saksi, dan mengamankan barang bukti berupa tali rafia dan ban bekas yang digunakan untuk gantung diri.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dugaan murni karena gantung diri," katanya.
Jenazah Waji langswung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat oleh warga, setelah dilakukan pemeriksaan petugas dan diketahui penyebab kematiannya.