Rabu, 02/01/2013, 08:57:23
Akibat Proyek Jalingkut, Ratusan Rumah Terendam Banjir
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Akibat gorong-gorong proyek jalan lingkar utara (jalingkut) Brebes-Tegal menutup aliran sungai Sigeleng di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ratusan rumah warga terendam banjir.

Kebanjiran yang juga diakibatkan meluapnya sungai Sigeleng itu, mengakibatkan ratusan rumah warga di Kelurahan Limbangan Wetan ikut terendam banjir. Bahkan, puluhan hektar tanaman bawang di kedua kelurahan tersebut juga terendam banjir.

"Jika hal ini dibiarkan begitu saja, petani bisa gagal panen karena tanaman bawang membusuk kena banjir," ujar Rosidin (46), warga Kelurahan Limbangan Kulon kepada PanturaNews.Com, Rabu 02 Januari 2013.

Menurutnya, hal itu terjadi karena sungai Sigeleng meluap dan di bagian hilir sungai alurnya tersumbat bangunan gorong-gorong untuk proyek jalingkut. Hal itu juga menyebabkan aliran air tidak lancar dan mengenangi rumah warga.

"Alur sungai itu ditutup gorong-gorong untuk digunakan sebagai jembatan sementara bagi lalu lalang truk pengangkut material proyek Jalingkut," terangnya.

Menyikapi hal tersebut Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE saat dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait hal tersebut, mengatakan pihaknya juga telah meninjau lokasi pembangunan jalingkut bersama pihak rekanan PT Bumi Redjo yang menggarap proyek jalingkut tersebut.

Dalam peninjauannya itu, Bupati melihat hanya  terdapat 2 gorong-gorong. Minimnya gorong-gorong tersebut, kata Bupati, dimungkinkan menjadi penyebab lambannya proses pembuangan air hujan yang menggenangi areal persawahan.

Meski begitu, pihaknya telah meminta kepada pihak rekanan untuk menambah enam gorong-gorong lagi. "Tujuannya adalah agar nantinya tidak merugikan para petani maupun warga yang sawah dan rumahnya terendam banjir," jelasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita