Rabu, 02/01/2013, 08:37:26
Proyek Pembangunan Monumen Perjuangan Molor
-Laporan Takwo Heriyanto

Pembangunan Monumen Perjuangan masih terus berjalan (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Proyek pembangunan monumen perjuangan yang dibiayai dari anggaran APBD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tahun anggaran 2012 senilai Rp 1.630.530.000 molor. Pasalnya, hingga akhir Desember 2012, proyek yang dikerjakan oleh CV Karya Agung ini belum seratus persen dikerjakan.

Padahal sesuai dengan perjanjian kontrak kerja, pelaksanaan kegiatan proyek yang berlokasi di Jalan Cendana, Kota Baru, Kelurahan Brebes itu mulai dikerjakan pada 10 September 2012 dan harus selesai pada akhir tahun 2012.

Namun, hingga saat ini proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang mendapat kritikan LSM setempat, karena lokasinya merupakan pemukiman penduduk yang nantinya akan berdampak pada sulitnya pengembangan terhadap fasilitas lain yang terintegrasi ini, masih tetap dikerjakan pihak rekanan tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setda Pemkab Brebes, Edi Kusmantoro mengatakan, proyek pembangunan monumen perjuangan yang merupakan program pendampingan pengembangan kota hijau (P2KH) dengan leading sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-RT) Kabupaten Brebes ini, memang molor dikerjakan.

"Akan tetapi jika tidak selesai, masih ada perpanjangan waktu selama 56 hari kerja," ujar Edi Kusmantoro kepada PanturaNews.Com, Rabu 02 Januari 2013.

Perpanjangan waktu tersebut, kata Edi, berdasarkan Perpres nomor 70 tahun 2012. Namun dengan catatan, pengerjaan proyek persentasenya sudah mencapai di atas 60 persen. Tetapi, jika tetap tidak selesai, maka pekerjaan akan dibayar sesuai dengan volume pengerjaannya.

"Kalau belum di atas 60 persen tidak bisa diperpanjang. Tetapi, secara umum, dengan adanya perpanjangan waktu ini nanti proyek-proyek bisa selesai," harapnya.

"Kalau ada keterlambatan beberapa hari, bisa kena penalti. Tentu itu sudah menjadi risiko pemborongnya dan berakibat mengurangi keuntungan mereka," sambungnya.

Menyikapi keterlambatannya dalam melaksanakan kegaiatan pembangunan monumen perjuangan tersebut, Direktur CV Karya Agung, H. Toriq, selaku penggarap proyek tersebut mengaku adanya keterlambatan karena terdapat perubahan desain/gambar yang dari awal telah ditentukan oleh pihak konsultan.

Pihaknya juga mengaku bahwa selama ini tidak ada kendala yang berarti dalam melaksanakan kegaiatan pembangunan monumen perjuangan tersebut.

"Alhamdulillah selama ini tidak ada kendala yang berarti dalam melaksanakan kegaiatan pembangunan monumen perjuangan ini. Malah kami optimis dalam waktu hingga minggu kedepan akan selesai dibangun karena sudah mencapai 95 persen, meski masa perpanjangan waktu ini sampai 07 Februari 2013 mendatang," ungkapnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita