Sabtu, 24/11/2012, 08:56:05
BBWS Cisanggarung Bangun Proyek Embung
-Laporan Takwo Heriyanto

Pembangunan embung di Desa Kersana memasuki tahap akhir (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk - Cisanggarung, berencana akan membangun proyek normalisasi embung yang ada di sejumlah tempat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Beberapa tempat dintaranya yang akan dibangun embung adalah di Desa Kersana, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, yang kini tengah dibangun dan pembangunannya hampir memasuki tahap akhir pada November 2012.

"Pada tahun 2013 mendatang juga akan dibangun lagi proyek normalisasi embung, yakni di Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes," ujar Asisten Operasional Pemeliharaan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Agus Hidayat, ketika menerima kunjungan para wartawan yang meliput di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya dalam rangka kegiatan Press Tour yang diadakan Pemkab Brebes, di tempat kegiatan proyek embung Desa Kersana, Sabtu 22 November 2012.

Dia menjelaskan, tujuan dibangunnya normalisasi embung, selain sebagai tempat menyediakan air untuk pengairan tanaman pada musim kemarau, juga meningkatkan produktivitas lahan, invensitas tanam, dan pendapatan petani di lahan tadah hujan.

"Selain itu juga, mencegah/mengurangi luapan air pada musim hujan serta menekan risiko banjir," katanya.

Kepala Dinas Pengairan dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Brebes, Ir. Masruri menambahkan, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dinasnya, di Kabupaten Brebes terdapat sekitar 95 embung yang pernah dibangun sejak era kolonial Belanda. Embung-embung tersebut saat ini sudah banyak yang menjadi persawahan akibat endapan tanah. 

"Untuk mengembalikan manfaat dari keberadaan embung tersebut, saat ini dinas telah melakukan normalisasi serhadap 27 embung," ungkapnya.

Menurutnya,dari 95 embung yang ada, diperkirakan bisa menampung sekitar 4 juta kubuk air. "Sehingga dari 27 embung yang telah dinormalisasi saat ini ada sekitar 1 juta kubik air yang tertampung untuk kepentingan masyarakat," terangnya.

Proyek normalisasi itu, lanjut Masruri, mulai dilaksanakan sejak tahun 2003. Untuk tahun 2013, saat ini, dinas telah mengusulkan semua lokasi embung untuk bisa dinormalisasi melalui BBWS Cimanuk-Cisanggarung dengan anggaran dari APBN. 

"Program ini juga sekaligus untuk menyelamatkan aset peninggalan Belanda yang memiliki manfaat yang tinggi," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita