Jumat, 19/10/2012, 05:37:19
Sebuah Rumah Terbakar Saat Turun Hujan Deras
ZM-Zaenal Muttaqin

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Sebuah rumah di Dukuh Kalikidang RT 11 RW 03 Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Jumat 19 Oktober 2012 sekira pukul 01.00 WIB terbakar. Kebakaran rumah yang ada di daerah lereng Gunung Slamet itu, terjadi saat turun hujan dan diduga akibat hubungan arus pendek atau konsleting listrik.

"Dini hari tadi pukul 01.00 WIB terjadi kebakaran di Kalikidang Pandansaari," ujar Kasi Tramtib Kecamatan Paguyangan, Lukman Hakim SH.

Menurutnya, rumah yang terbakar terbuat dari kontruksi kayu dan dinding papan kayu, berukuran sekitar 6 x 7 meter persegi itu milik Kisam (48), buruh tani, warga setempat. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu dan kerugian akibat kebakaran itu ditaksir sebesar Rp 10 juta lebih. "Rumah terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar meski dini hari itu sedang turun hujan," kata Lukman.

Dikatakan, rumah yang terbakar dihuni oleh lima orang, Kisam bersama istri dan tiga anaknya. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, ditinggal penghuninya tidur di rumah saudaranya. "Hujan penghuninya tidur di rumah saudaranya yang di sebelah rumah," tutur Lukman.

Setelah diketahui terbakar warga sekitar berusaha memadamkannya dengan menyiramkan air menggunakan peralatan seadanya. Api bisa dipadamkan sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah warga lainhya yang berdekatan.

"Bisa dipadamkan tapi sebagain besar bangunan terbakar dan seluruh isinya juga ludes. Semuanya isi rumah ludes, pakain hanya yang dipakai saja yang tersisa," terang Lukman.

Camat Paguyangan, Drs Hudiyono MSi membenarkan peristiwa kebakaran itu. Pihaknya telah meninjau ke lokasi kejadian dan menyerahkan beberapa bantuan untuk meringankan beban korban. "Saya dan staf tadi meninjau ke lokasi sambil menyerahkan bantuan," katanya.

Bantuan sementara yang telah diserahkan untuk korban dan keluarganya antara lain, sarung, pakaian, selimut dan sejumlah uang. Bantuan diserahkan langsung pada korban dan disaksikan warga lainya dan perangkat desa.

"Kami juga akan melaporkan kejadian inbi ke Pemkab Brebes untuk mendapatkan penangana selanjutnya, terutama pemberian bantuan," tandas Hudiyono.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita