Sabtu, 19/05/2012, 07:36:14
PPK Tuding Camat Tidak Dukung Sosialiasi Pilkada
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilukada Brebes, Jawa Tengah, menuding camat tidak mendukung sosialisasi pesta demokrasi lima tahunan yang akan digelar 07 Oktober 2012, karena tidak memberi pinjaman fasilitas yang dibutuhkan di aula Kecamatan Tanjung, Jumat 18 Mei 2012.

Pasalnya, sosialiasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) berupa bimbingan teknis (bintek) kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Camat Tanjung, Drs Eko Purwanto tidak mau memberikan fasilitas berupa kursi dan alat pengeras suara yang dimilikinya itu.

"Kami jelas sagat kecewa sekali dengan Pak Camat, karena tidak mau memberikan fasilatas berupa kursi dan alat pengeras suara untuk bintek PPS di aula Kecamatan Tanjung," keluh Ketua PPK Tanjung, Iqbal.

Padahal, menurut Iqbal, satu hari sebelum acara bintek PPS akan dilaksanakan, pihaknya sudah memberitahukan langsung, baik kepada Camat maupun Sekcamnya. Bahkan, pihaknya juga sudah berusaha ingin menemui Camat langsung di rumah dinasnya, untuk meminta penjelasan terkait alasan tidak diijinkannya meminjam kursi dan alat pengeras suara untuk acara tersebut.

Namun yang terjadi justru Camat enggan untuk menemuinya, meski pihaknya sudah berkali-kali mengetuk-ngetuk pintu rumah dinasnya.

"Itukan acara bintek PPS bagian dari jalannya proses Pemilukada Brebes, agar nantinya bisa terlaksana dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan apapun. Tapi, ironisnya Pak Camat  malah tidak mendukungnya. Kami tanyakan kepada pihak Satpol PP setempat, bilangnya tidak boleh dipinjamkan kursi dan alat pengeras suara untuk bintek PPS. Itu kan keterlaluan sekali," ujar Iqbal.

Meski begitu, pihaknya akhirnya menyewa kursi milik warga Desa Lemahabang, Kecamatan Tanjung, demi berjalannya kegiatan bintek PPS tersebut. Sementara, dalam bintek PPS tersebut dengan terpaksa pihaknya tidak menggunalan alat pengeras suara.

Sementara itu Camat Tanjung, Drs. Eko Purwanto, saat akan dikonfirmasi melalui ponselnya terkait hal tersebut, tidak memberikan jawaban sama sekali, meski nomor yang dihubungi aktif.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita