Senin, 14/05/2012, 08:45:18
Rice Mill Dibobol Maling, Ratusan Karung Gabah Raib
ZM-Zaenal Muttaqin

Pemilik pabrik penggilingan padi menunjukkan gembok pintu gudang yang dibobol maling (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebuah rice mill atau pabrik penggilingan padi yang ada di Dukuh Buaran, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Senin 14 Mei 2012 dini hari dibobol maling. Akibatnya, ratusan karung gabah dan delapan kwintal beras raib.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa pembobolan itu pertama kali diketahui oleh pemiliknya, H Arifin (50) warga Dukuh Buaran RT 01 RW 11 desa setempat. Saat itu dia mendatangi pabrik penggilingan padi kaget, mendapati pintu gerbang dalam kondisi tak terkunci. Rasa kaget itu menjadi curiga setelah mendapati pintu gudangnynya juga sudah dalam keadaan tak terkunci.

"Setiap jam 06.00 pagi saya biasa mematikan lampu listrik, saya kaget karena pintu gerbang dan pintu gudang dalam keadaan tak terkunci dengan gembok lagi," katanya.

Setelah melihat ke dalam gudang pabrik, ternyata ratusan karung gabah dan beras sudah tidak ada lagi di tempatnya. Diperkirakan dalam melakukan aksinya maling, menggunakan truk untuk mengangkut hasil pencuriannya.

"Kejadiannya antara pukul 01.00 sampai pukul 04.00 WIB dan sepertinya menggunakan kendaraan jenis truk," kata Arifin yang rumah berjarak sekitar 200 meter dari penggilingan padi miliknya itu.

Kerugian akibat pencurian di penggilingan padi yang ada di pinggir jalan provinsi ruas Bumiayu - Salem itu diperkirakan mencapai Rp 21 juta. Kerugian itu terdiri dari sekitar seratus karung gabah dan delapan kwintal beras.

Kapolres Brebes, AKBP Kif Aminanto SH SIK melalui Kapolsek Bantarkawung, AKP Ahmad Dofari SH membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya telah menerima laporan dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh petugasnya. "Sedang dilakukan penyelidikan oleh petugas terkait," ujarnya.

Dikatakan, dalam melakukan aksinya meling cukup profesional, karena tidak nampak ada bekas pengrusakan pada pintu gerbang dan pintu gudang yang sebelumnya dalam kondisi terkunci gembok. Diperkirakan pelakunya berjumlah sekitar lima orang dan menggunakan kendaraan angkutan jenis truk.

"Cukup rapi dalam melakukan aksinya dan nyaris tanpa bekas pengrusakan pada kunci gemboknya," pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita