Minggu, 13/05/2012, 08:45:27
Tudingan Money Politik di Musancab Tak Beralasan
ZM-Zaenal Muttaqin

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Adanya tudingan money politik pada pelaksanaan musyawarah anak cabang (Musancab) PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang digelar pada 16 Februari 2012 lalu, dibantah. Bantahan disampaikan oleh Nasikun yang bertindak sebagai pimpinan sidang saat Musancab itu.

"Itu tidak benar, tidak ada money politik, dan Musancab berjalan sesuai aturan," tegas Nasikun saat dihubungi PanturaNews, Minggu 13 Mei 2012 malam.

Menurutnya, masalah money politik diragukan kebenarannya dan tuduhan itu tak berdasar. Desakan untuk dilakukan Musancab ulang juga tak beralasan. Sebab, Musancab sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku di partai.

"Musncab digelar oleh PAC yang sah dan dihadiri oleh ranting-ranting," kata Nasikun yang juga duduk sebagai wakil sekretaris DPC PDI Perjuangan Brebes ini.

Dikatakan, pada Musancab itu berjalan lancar tanpa masalah, dan Kusnadi terpilih sebagai ketua PAC. Selanjutnya, pengurus PAC disusun oleh tim formatur dan sesuai aturan anggota tim formatur tidak boleh duduk dalam kepengurusan.

"Saat Musancab lancar dan tidak ada masalah, kalau kemudian akan digugat apanya yang akan digugat," ucap Nasikun yang juga anggota DPRD Brebes.

Masalah pelantikan yang dilaksanakan di Sirampog juga tidak menyalahi aturan. Pelantikan dilaksanakan satu minggu setelah Musancab. Sesuai perintah DPC pelantikan harus dilaksanakan secepatnya.

"Berita acara Musancab sudah dikirim ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Semarang, dan kini sedang menunggu surat keputusan (SK) turun," tutur Nasikun.

Diungkapkan, pihak yang menggugat hasil Musancab adalah pihak yang tidak puas, karena tidak masuk dalam jajaran pengurus. Sebelumnya pihak tersebut sudah ada komunikasi untuk bisa duduk di kepengurusan, kenyataannya setelah Musancab tidak masuk. "Namanya juga politik, ada komunikasi dan strategi. Kalau kemudian hasilnya jadi berubah itu wajar," tegas Nasikun.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita