Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Peta politik menjelang Pemilukada Brebes, Jawa Tengah, yang akan digelar 07 Oktober 2012, semakin menghangat. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi belum menetapkan pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup), namun adanya aksi dukung mendukung terhadap kandidat yang akan dipilihnya sudah mulai terasa.
Ketua DPC PPP Kabupaten Brebes, Imam Maturidi, mengatakan partainya memang dari awal telah mendukung calon incumbent, yakni H. Agung Widyantoro SH MSi. Namun, dukungan kepada Ketua DPD Partai Golkar Brebes itu, karena selain Agung merupakan figur calon bupati yang populis dan memiliki elektabilitas paling tinggi, juga dia asli putra daerah dan berasal dari wilayah selatan.
"Banyak masyarakat Brebes selatan yang bertanya secara langsung maupun melalui pesan singkat/SMS yang dikirimkan kepada saya, agar partai kami memilih calon pemimpin yang berasal dari selatan. Karena itu, kami juga menghendakinya agar orang selatan pilih orang selatan," ujar anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Brebes yang tinggal di Kecamatan Bantarkawung itu.
Bahkan, kata Imam Maturidi, partainya telah menerima pelamar bakal calon wakil bupati yang berasal dari wilayah Brebes selatan, yakni H. Saefudin. Saefudin adalah calon bupati pada Pilkada 2007 lalu, yang diusung oleh partai berlambang ka'bah itu, saat berpasangan dengan Hj. Aqilatul Munawaroh.
"Karena itu, di Pemilukada Brebes 2012 ini, dia juga ingin memperjuangkan pembangunan Kabupaten Brebes yang lebih maju lagi lewat perhelatan pesta demokrasi rakyat lima tahunan ini," terang Imam yang dalam waktu dekat partainya secara resmi akan mendeklarasikan koalisi dengan Partai Golkar bersama sejumlah partai lainnya, yaitu PAN dan Partai Hanura.
Selain Saefudin, lanjut Imam, anggota DPRD Brebes dari Partai Gerindra, yakni H. Ishkak juga berencana akan ikut pula mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati.
Sementara itu, H. Saefudin saat dikonfirmasi PanturaNews, lewat ponselnya, mengatakan hanya sebatas silaturahmi biasa saja bersama Ketua dan jajaran pengurus DPC PPP. Bahkan, selain dengan PPP juga bersilaturahmi dengan Ketua dan jajaran pengurus Partai Demokrat.
"Namun, kalau masyarakat menghendaki saya agar mencalonkan sebagai bupati ya, saya terima. Begitu juga, kalau menghendaki agar mencalonkan sebagai wakil bupati saja, ya juga saya akan terima amanat masyarakat itu.
Tapi, kalau pencalonan saya sebagai wakil bupati, tentu saya akan pilih calon bupati yang bisa menguntungkan bagi saya. Ya, namanya politikkan seperti itu, boleh-boleh saja dong," tandasnya.