Agung (tengah) menerima Athoillah (kanan) sebagai pendampingnya (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Teka-teki siapa bakal calon wakil bupati yang akan digandeng H. Agung Widyantoro SH MSi pada Pemilukada Brebes, Jawa Tengah, yang akan digelar 07 Oktober 2012, kini terjawab sudah.
Agung yang merupakan bakal calon bupati incumbent ini, secara resmi akhirnya menggandeng Ketua Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) setempat, yakni H. Athoillah sebagai bakal calon pendampingnya untuk maju dalam pesta demokrasi rakyat lima tahunan tersebut.
Hal itu diketahui adanya amanat dari sembilan ulama kharismatik di wilayah Kota Bawang ini, yakni Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyah Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, KH Subkhan. KH Aminudin Mashudi (Ponpes Darunnajah Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Rais Syuriyah PCNU Brebes), KH Syeh Ahmad Said Basalamah (Ketua MUI Kabupaten Brebes, Jatibarang).
Kemudian KH Syeh Soleh Basalamah (Ponpes Darussalam Jatibarang Kidul), KH Mas Mansyur Tarsudi (Ponpes Al Fallah Ashofuwah Jatirokeh), KH Mukhlas Hasyim (Ponpes Al Hikmah 2 Benda), KH Abdul Halim (Ponpes Lumpur, Losari), KH Soimun Anwar ( Banjarharjo) dan KH Rosyidi (Imam Besar Masjid Agung Brebes).
Amanat para ulama khost yang diberikan kepada Ketua DPD Partai Golkar Brebes untuk menggandeng Ketua PC NU Brebes ini, terungkap dalam diskusi dan serangkaian silaturahmi pada Kamis 03 Mei 2012 lalu di Hotel Riez Tegal.
”Para kyai tersebut sepakat menyandingkan Mas Agung dan Mas Atho untuk melanjutkan pembangunan Brebes, dengan jalan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Brebes periode 5 tahun kedepan,” kata Kyai Subekhan.
Menurutnya, seluruh ulama siap menjadi air yang mengaliri ladang-ladang yang tandus. Dalam artian akan menjelaskan dan mengajak kepada seluruh umat agar tidak salah pilih. Dan pilihan ulama telah mengamanatkan kepada pasangan H Agung Widyantoro SH MSi dan H Athoillah MSi.
Keikutsertaan para Kyai dalam proses Pemilukada Brebes, lanjutnya, disebabkan jabatan politik telah menjadi rebutan antara lain ada yang bertujuan untuk mengubah ideologi. Maka ulama harus tampil di depan guna mempertahankan aqidah ahlussunah wal jamaah dalam bingkai NKRI.
”Ada upaya-upaya kongkrit untuk mengubah ideologi dari tingkat kepala desa sampai presiden. Maka pada Pemilukada Brebes, ulama harus tampil mengawal dan mempertahankan aqidah Islam dan ideologi bangsa,” ucapnya tegas.
Sebelumnya, Kyai Subekhan menanyakan kepada Agung, apakah sudah punya calon Wakil Bupati yang bakal mendampinginya pada Pemilukada? Agung menjawab belum. Dan bila belum, para ulama menawarkan Ketua PC NU Brebes sebagai pendampingnya.
Agung pun menjawab, kalau dirinya belum memiliki pendamping calon wabup pada pemilukada mendatang. Dan karena kehendak dan amanat para kiai, dirinya menerima dengan bismillah.
”Karena ini amanat dari para kiai, Bismillahirokhmanirrahim saya siap melanjutkan tugas sebagai Bupati Brebes dan menggandeng Mas Athoillah untuk menjadi wakil saya,” ucap Agung menyanggupinya.
Senada dengan Agung, Athoillah juga menyatakan kesanggupannya mengemban amanat para kyai sepuh. Dengan niatan untuk mewujudkan kemaslahatan umat, siap berjuang di jalan Allah SWT.