Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes, Narjo
PanturaNews (Brebes) - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dijadwalkan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tiga tempat, Jumat 27 Januari 2012. Musancab untuk memilih kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru itu, diantaranya akan digelar di Kecamatan Kersana, Larangan dan Paguyangan.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Narjo, mengatakan diselenggarakannya Musancab di tiga tempat itu, menyusul telah diberikannya surat mandat dari DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
"Karena sudah ada mandat dari DPD supaya menggelar Musancab di tiga tempat, maka DPC wajib untuk melaksanakannya," ujar Narjo saat dikonfirmasi PanturaNews, Kamis 26 Januari 2012 sore.
Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Brebes itu, dari 17 PAC masih terdapat 5 PAC lagi yang akan dilaksanakan Musancab. Diantaranya PAC Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari dan Bumiayu.
"Insya Allah setelah DPC sudah melaksanakan Musancab di tiga tempat, akan disusul PAC lainnya," terang Narjo.
Pihaknya berharap, pelaksanaan Musancab di tiga tempat yang digelar Jumat itu akan berjalan lancar, aman dan damai.
Diketahui, Musancab delapan PAC dibatalkan karena terjadi kericuhan. Sejumlah kader partai mengamuk dan mencabut baliho serta spanduk pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang sudah terpasang. Bahkan puluhan kursi dirusak, termasuk sejumlah meja kaca dipecahkan, dan melakukan pemukulan.
Insiden itu terjadi saat Musancab delapan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa 17 Januari 2012, pukul 13.00 WIB.
Pasalnya, dalam pelaksanaan Musancab ini, diwarnai kericuhan. Delapan PAC yang terdiri dari, Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari, Larangan, Banjarharjo, Bumiayu dan Paguyangan melakukan aksi boikot alias penolakan dilaksanakan Musancab. Mereka memboikot karena tidak mendapat undangan resmi dari panitia pelaksana.