Sidak di gudang B Bulog Cimohong, Kecamatan Bulakamba (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Kepala Bagian Perekonomian Setda Brebes, Jawa Tengah, Iskandar Mirza SPd MT, menemukan beberapa kantong beras berukuran 15 Kg yang broken (rusak patah-patah) di gudang B Bulog Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Penemuan beberapa kantong beras yang broken tersebut, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama staf dan perwakilan LSM dari Kabupaten Brebes, Rabu 25 Januari 2012.
Namun demikian, saat itu juga langsung dilakukan penyortiran agar tidak di distribusikan ke konsumen. “Ini upaya preventif jelang penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin), kalau beras yang didistribusikan benar-benar baik,” terangnya.
Iskandar menjelaskan, untuk bulan Januari sampai Mei 2012, pagu alokasi beras untuk keluarga miskin (Raskin) masih berdasarkan pada data hasil PPLS 2008. Sebanyak 217.690 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan kuantum 16.326.750 Kg.
Kata Iskandar, pendistribusian raskin kepada RTS hendaknya dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak timbul masalah di lapangan. Antara lain masing-masing RTS berhak menerima 15 Kg/bulan. Harga beras sebesar 1.600/Kg netto di titik distribusi dan durasi waktu pendistribusian selama 5 bulan.
Yang lebih utama, lanjutnya, Kepala Desa atau Lurah agar aktif meningkatkan pengawasan pelaksanaan program Raskin di wilayahnya. Sehingga bisa tercapai enam indicator tepat Raskin.
“Indikator itu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi dan tepat kualitas,” tandas Iskandar.