Rabu, 25/01/2012, 04:20:45
Tiga Kecamatan di Brebes Selatan Rawan Longsor
ZM-Zaenal Muttaqin

Pemateri dari Dinas ESDM Propinsi Jawa Tengah menjalaskan tentang potensi bencana longsor (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Wilayah Kecamatan Bantarkawung, Kecamatan Salem dan Sirampog di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, merupakan daerah rawan bencana longsor. Karenanya seluruh masyarakat diminta untuk selalu waspada, terutama pada musim hujan seperti saat ini.

"Bantarkawung, Sirampog juga Salem termasuk daerah yang rawan terjadi bencana longsor," ujar Kepala Balai ESDM Kendeng Mulia, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Propinsi Jawa Tengah, Ir Imam Nugroho, saat menggelar kegiatan pendidikan masyarakat bimbingan teknis mitigasi bencana alam geologi di aula kantor Kecamatan Bantarkawung, Rabu 25 Januari 2012 siang.

Secara geografis, Bantarkawung, Salem dan Sirampog merupakan daerah pegunungan dan perbukitan yang memiliki banyak lereng serta kawasan hutan. Kawasan seperti itu rentan terjadinya bencana alam tanah longsor, terutama saat musim hujan.

"Masyarakat perlu tahu secara dini tanda-tanda bencana longsor, sehingga bisa melakukan tindakan antisipasi atau upaya penyelamatan," kata Imam.

Menurutnya, bencana alam seperti tanah longsor biasanya ditandai dengan munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing setelah terjadi hujan. Munculnya mata air secara tiba-tiba dan tebing rapuh serta kerikil yang berjatuhan atau batang pohon pada lereng menjadi tidak lurus, merupakan gejala terjadinya gerakan tanah.

"Bila muncul tanda-tanda seperti itu harus waspada, karena mungkin akan terjadi longsor," tutur Imam.

Kegiatan bimbingan teknis mitigasi bencana alam diikuti oleh para Kepala Desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bantarkawung. Sementara bertindak sebagai pemapar tim dari Dinas ESDM Propinsi Jawa Tengah, yakni Sugeng Raharjo, Pontjomojono K dan Purwanto.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita